Milenianews.com, Bekasi – Kuliah malam, bekerja di siang hari, dan belajar dari nol di bidang yang berbeda bukan hal yang ringan. Namun, itulah yang dijalani Tasya Rahmadina Zahrah hingga meraih predikat wisudawan terbaik Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) pada Wisuda ke-63 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI).
Selama menempuh pendidikan, Tasya menjalani peran ganda sebagai mahasiswa sekaligus pekerja. Ia bekerja sebagai desainer grafis, bidang yang dipelajarinya secara mandiri dari nol, meski tidak sejalan dengan jurusan Sistem Informasi yang ia tempuh di bangku kuliah.
Baca juga: Wisuda UBSI 2025 Jadi Momen Berkesan bagi Meli
“Perjalanannya lumayan sulit, ditambah aku kan kerja, terus kuliah. Pulang malam, ngerasain capeknya skripsi, dan sampai di titik ini aku sadar kerja keras selama ini nggak sia-sia,” ungkap Tasya saat diwawancarai di BSI Convention Center, Kaliabang, Selasa (21/4).
Menjalani kuliah sambil bekerja membuat manajemen waktu menjadi tantangan terbesar. Ia mengakui bahwa menjaga fokus di tengah dua dunia yang berbeda bukan perkara mudah.
“Aku paling susah ngatur waktu, tapi aku sebisa mungkin harus bisa bagi waktu untuk kuliah dan kerja. Kalau nggak diatur, semuanya nggak bakal jalan dengan benar,” tuturnya.
Selain harus membagi waktu, Tasya juga menghadapi tantangan karena bekerja di bidang yang berbeda dari latar belakang studinya. Ia memulai tanpa dasar di dunia desain grafis.
“Aku bekerja di bidang desain grafis, sementara di kuliah aku ambil Sistem Informasi. Jadi beda banget, bahkan aku belum punya basic sama sekali. Itu jadi tantangan buat aku.”
Di tengah keterbatasan waktu, ia tetap memanfaatkan setiap kesempatan untuk belajar. Waktu istirahat di sela pekerjaan digunakan untuk mengerjakan tugas dan menyelesaikan skripsi.
“Aku benar-benar harus prioritasin waktu untuk belajar. Di sela kerja, aku istirahat sambil belajar, ngerjain skripsi, habis itu lanjut kerja lagi.”
Ke depan, Tasya berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di bidang Sistem Informasi agar tetap linear dengan studinya.
Ia juga membagikan pesan bagi mahasiswa lain yang menjalani kuliah sambil bekerja untuk tetap disiplin dan tidak mudah menyerah.
“Yang paling penting itu kita harus minta pertolongan ke Tuhan, terus benar-benar harus bisa manage waktu dengan baik. Orang kerja itu pasti bisa kuliah, asal jangan patah semangat, apalagi pas masa-masa sulit seperti skripsi.”
Baca juga: Wisuda UBSI Berlangsung Enam Hari, Rektor Umumkan Program Magister Baru Mulai 2026
Menutup pernyataannya, Tasya berharap Universitas BSI dapat terus berkembang dan melahirkan lebih banyak lulusan berprestasi.
“Semoga ke depannya makin sukses, makin baik, dan makin banyak wisudawan terbaik yang dilahirkan,” pungkasnya.
Dengan ritme yang padat dan tantangan lintas bidang yang dihadapi, Tasya menunjukkan bahwa konsistensi dan kemauan untuk terus belajar menjadi kunci untuk mencapai hasil terbaik.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













