News  

Tetap Kerja di Mahkamah Agung, Kirso Raih Predikat Wisudawan Terbaik S2 UNM

wisudawan terbaik

Milenianews.com — Di balik prosesi wisuda yang penuh senyum dan tepuk tangan, selalu ada cerita perjuangan yang jarang terlihat dari luar. Di Gedung Pewayangan Kautaman, Kamis (23/4), salah satu cerita itu datang dari Kirso.

Mahasiswa Program Studi S2 Ilmu Komputer Universitas Nusa Mandiri itu berhasil meraih predikat wisudawan terbaik dengan IPK 3,96. Capaian tersebut terasa semakin istimewa karena Kirso tidak hanya fokus kuliah. Di saat yang sama, ia juga menjalani pekerjaan sebagai Pranata Komputer di Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Menjaga Konsistensi di Tengah Kesibukan

Bagi Kirso, perjalanan akademik bukan soal mengejar nilai semata. Ia memilih memahami materi secara mendalam agar ilmu yang didapat benar-benar bisa diterapkan.

“Saya selalu disiplin dalam belajar, mengerjakan tugas tepat waktu, dan berusaha memahami materi secara mendalam, bukan sekadar mengejar nilai,” ungkapnya.

Rutinitas pekerjaan dan tanggung jawab akademik membuatnya harus hidup dengan jadwal yang padat. Namun, ia mencoba menjaga ritme dengan menyusun prioritas secara jelas.

Kirso mengaku tantangan terbesar datang saat harus membagi waktu antara kuliah, penelitian, dan pekerjaan kantor. Meski begitu, ia tetap aktif berdiskusi dengan dosen maupun teman saat menghadapi kesulitan.

“Saya juga aktif berdiskusi dengan dosen maupun teman saat menghadapi kesulitan,” tambahnya.

Baca juga: Tetap Jadi Teller Bank dan Raih IPK 4.00, Damayanti Jadi Wisudawan Terbaik UNM

Belajar dari Dunia Nyata

Selama kuliah, Kirso tidak hanya berkutat di ruang kelas. Ia juga mengembangkan kemampuan melalui proyek berbasis data dan machine learning.

Dari pengalaman tersebut, ia mengasah kemampuan problem solving, analisis data, hingga berpikir kritis. Kemampuan itu menurutnya sangat relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi saat ini.

Ia percaya dunia kerja membutuhkan lebih dari sekadar teori. Karena itu, pengalaman praktis menjadi bagian penting dalam proses belajarnya.

Pendidikan Bukan Sekadar Nilai

Di tengah tekanan akademik dan pekerjaan, Kirso tetap memegang satu prinsip sederhana: belajar untuk memahami.

“Belajarlah untuk memahami, bukan sekadar mendapatkan nilai. Tetap konsisten, disiplin, dan jangan takut mencoba hal baru,” pesannya.

Ke depan, ia berencana melanjutkan studi ke jenjang S3. Ia juga ingin mengembangkan penelitian yang berkaitan dengan bidang hukum dan kesehatan melalui pemanfaatan sistem berbasis data.

Prestasi Kirso sekaligus memperlihatkan bagaimana Universitas Nusa Mandiri terus mendorong lahirnya lulusan yang adaptif dan siap menghadapi era transformasi digital.

Karena pada akhirnya, keberhasilan bukan hanya tentang seberapa tinggi nilai yang diraih. Tetapi juga tentang bagaimana seseorang tetap bertumbuh di tengah tanggung jawab yang berjalan bersamaan.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *