Mahasiswa UBSI Bekali Finalis Puteri Indonesia 2026 soal Personal Branding dan Beasiswa S3

Puteri Indonesia 2026

Milenianews.com, Jakarta – Aula Mangunsarkoro, Jakarta, dipenuhi semangat baru pada Selasa (14/4). Sebanyak 45 finalis Puteri Indonesia 2026 mengikuti pembekalan pra karantina yang tak hanya membahas penampilan, tetapi juga masa depan.

Di tengah persiapan menuju panggung nasional, para finalis mendapat materi tentang personal branding, pendidikan, hingga peluang beasiswa. Sesi ini menunjukkan bahwa ajang kecantikan modern kini menuntut lebih dari sekadar pesona visual.

Mahasiswa UBSI Jadi Pembicara

Hadir sebagai narasumber, Sindy Novela mewakili Naba Aji Notoseputro selaku Co-Founder Yayasan Bina Sarana Informatika. Sindy juga dikenal sebagai mahasiswi Universitas Bina Sarana Informatika dari Program Studi Ilmu Komunikasi.

Dalam sesi tersebut, Sindy berbagi pengalaman tentang pentingnya membangun identitas diri yang kuat di tengah era digital.

“Personal branding bukan tentang terlihat sempurna, tapi tentang bagaimana kita konsisten menunjukkan siapa diri kita dan apa yang kita perjuangkan,” ujarnya di hadapan para finalis.

Baca juga: Finalis Puteri Indonesia 2026 Dapat Pembekalan Pendidikan dan Beasiswa dari Yayasan BSI

Jejak Digital Jadi Penilaian

Menurut Sindy, citra diri kini tidak hanya dibangun di dunia nyata. Media sosial dan ruang digital juga menjadi tempat publik, institusi, hingga merek menilai kredibilitas seseorang.

Karena itu, ia mengingatkan peserta agar bijak dalam menjaga jejak digital. Konten yang dibagikan hari ini bisa membuka peluang besar, tetapi juga dapat menutup kesempatan di masa depan.

“Apa yang kita tampilkan di ruang digital bisa membuka atau justru menutup peluang. Karena itu, penting membangun citra diri yang menarik sekaligus kredibel,” lanjutnya.

Pendidikan Lebih Penting dari Mahkota

Selain membahas citra diri, Sindy menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi investasi jangka panjang. Menurutnya, gelar atau jabatan dalam ajang pageant memiliki masa, tetapi kapasitas diri akan terus dibutuhkan.

“Ajang ini bisa jadi awal, tapi pendidikan yang akan menjaga langkah kita tetap panjang. Kesempatan belajar ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Yayasan BSI juga membuka peluang beasiswa pendidikan hingga jenjang S3 bagi para finalis.

Finalis Kini Dituntut Punya Visi

Pembekalan ini memperlihatkan perubahan makna siap tampil bagi finalis Puteri Indonesia. Menjadi wakil daerah kini bukan hanya soal berjalan di panggung dan mengenakan mahkota.

Sebaliknya, para peserta dituntut memiliki visi, kecerdasan, karakter kuat, dan kesiapan menghadapi tantangan global. Dengan bekal itu, mereka diharapkan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat setelah kompetisi berakhir.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *