News  

Panen Raya Jagung GNTI: Modernisasi Pertanian untuk Memperkuat Ketahanan Pangan dan Meningkatkan Kesejahteraan Petani

Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) menyelenggarakan kegiatan Panen Raya Jagung GNTI 2026 di Desa Sinar Jati, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Sabtu (30/5/2026). (Foto: Dok GNTI)

Milenianews.com, Pesawaran– Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) menyelenggarakan kegiatan Panen Raya Jagung GNTI 2026 di Desa Sinar Jati, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui penerapan teknologi pertanian modern.

Panen raya dilaksanakan di lahan jagung produktif dengan memanfaatkan Combine Harvester sebagai alat panen modern yang mampu meningkatkan efisiensi, mempercepat proses panen, serta mengurangi kehilangan hasil produksi.

Selain itu, dalam proses budidaya sebelumnya, petani juga telah memanfaatkan drone pertanian untuk kegiatan pemupukan sehingga penggunaan pupuk menjadi lebih tepat sasaran, efisien, dan ramah lingkungan.

Kegiatan ini dihadiri oleh ketua umum GNTI Prof. DR. Ir. Rokhmin Dahuri  MS. dan sejumlah tokoh penting. Mereka  antara lain I Ketut Suwendra (Anggota Komisi IV  DPR RI), Mukhlis Basri (Anggota Komisi V  DPR RI), Hj. Winarti  (ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung), Hj. Nanda Indira (Bupati Pesawaran), Aria Guna (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran), gabungan kelompok tani, tokoh masyarakat, dan pengurus GNTI dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Ketua Umum GNTI Prof. Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa modernisasi pertanian merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional sekaligus menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.

“Penggunaan teknologi seperti drone dan combine harvester merupakan bukti bahwa petani Indonesia mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan kearifan lokal yang telah menjadi bagian dari budaya pertanian”, papar Prof. Rokhmin Dahuri ketua DPP PDI Perjuangan.

Baca Juga : Prof. Rokhmin Dahuri Hadiri Panen Ikan dan Jagung di Kecamatan Palas, Lampung Selatan

Ia menambahkan, ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan pangan, tetapi juga tentang bagaimana petani memperoleh nilai ekonomi yang layak dari hasil usahanya. “Oleh karena itu, modernisasi pertanian harus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani,” tegas Perof. Rokhmin.

Panen Raya Jagung GNTI 2026 juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah, legislatif, organisasi tani, akademisi, dan pelaku usaha dalam membangun sektor pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Sekretaris Jenderal GNTI Sutrisno menambahkan, “Melalui penerapan teknologi pertanian modern, GNTI optimistis produktivitas jagung nasional dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat posisi petani sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi pedesaan.”

Kegiatan ditutup dengan panen simbolis menggunakan combine harvester, demonstrasi pemanfaatan drone pertanian, serta sebelumnya penandatanganan komitmen bersama antara GNTI dengan Petani untuk memperkuat modernisasi pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.

“Petani Sejahtera, Pangan Berdaulat, Indonesia Kuat.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *