News  

Di Tengah Tarikan Order, BMH Hadirkan Harapan Lebaran untuk Ojol di Kediri

Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menyalurkan bingkisan Lebaran kepada para pengemudi ojol di Kediri, Jumat (13/3/2026). (Foto: Dok BMH)

Milenianews.com, Kediri– Menjelang Idul Fitri 1447 H yang baru lalu, ritme kehidupan para pengemudi ojek online justru semakin padat. Order datang silih berganti. Jalanan menjadi ruang kerja tanpa jeda. Namun di balik kesibukan itu, ada satu hal yang sering mereka pikirkan: bagaimana menyambut Lebaran dengan cukup untuk keluarga.

Di Kantor DPD Hidayatullah Kota Kediri, Jl. Pesantren VI No. 5, pada Jumat, 13 Maret 2026, suasana yang berbeda terasa. Sejumlah pengemudi ojol datang bukan untuk mengantar penumpang, tetapi untuk menerima sesuatu yang jarang mereka dapatkan—perhatian.

Melalui Program Berbagi Ramadhan, Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menyalurkan bingkisan Lebaran untuk para pengemudi ojol di Kediri.

Satu per satu mereka datang. Helm masih di tangan, jaket masih melekat. Wajah lelah perlahan berubah menjadi senyum saat bingkisan diserahkan.

Jawaban Kegelisahan

Bagi mereka, bantuan ini bukan sekadar paket sembako. Ia adalah jawaban dari kegelisahan yang sering muncul menjelang hari raya.

Aris Setiawan, salah satu pengemudi ojol, merasakan hal itu. Dengan suara yang tenang, ia menyampaikan rasa syukurnya.

“Terima kasih kepada BMH dan para donatur atas bingkisan lebaran ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama menjelang Hari Raya,” ujarnya.

Di balik profesi yang terlihat fleksibel, para pengemudi ojol adalah bagian dari sektor informal yang rentan. Penghasilan mereka bergantung pada jumlah order harian. Tidak ada kepastian, terutama saat kebutuhan meningkat menjelang Lebaran.

Karena itu, program seperti ini memiliki makna yang lebih dalam. Ia tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan, tetapi juga menghadirkan rasa dihargai bagi mereka yang selama ini menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat.

Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur, Imam Muslim, menegaskan bahwa program ini adalah bentuk apresiasi atas kerja keras para pengemudi ojol.

“Kami berharap bingkisan lebaran ini dapat memberikan kebahagiaan bagi para pengemudi ojol. Ini juga menjadi bentuk apresiasi atas peran mereka dalam membantu aktivitas masyarakat sehari-hari,” jelasnya.

Baca Juga : “Sekarang Air Mudah,” Kebahagiaan Santri Sambut Sumur Bor BMH Ke-255 di Ponorogo

Sore itu, suasana sederhana di kantor DPD Hidayatullah menjadi ruang pertemuan antara perjuangan dan kepedulian. Tidak ada kemewahan, tetapi ada rasa cukup yang perlahan tumbuh.

Di tengah riuhnya jalanan dan padatnya order, para pengemudi ojol pulang dengan sesuatu yang lebih dari sekadar bingkisan: perasaan bahwa mereka tidak sendiri, dan harapan untuk menyambut Lebaran dengan lebih tenang bersama keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *