News  

“Sekarang Air Mudah,” Kebahagiaan Santri Sambut Sumur Bor BMH Ke-255 di Ponorogo

BMH meresmikan sumur bor  ke-255 di Jawa Timur, berlokasi di Pondok Pesantren Ulul Albab, Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Ponorogo.  (Foto: Dok BMH)

Milenianews.com, Ponorogo– Bagi sebagian orang, air bersih adalah hal biasa. Namun bagi santri di Pondok Pesantren Ulul Albab, Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, air pernah menjadi sesuatu yang harus diperjuangkan setiap hari.

Di pagi hari, sebelum belajar dimulai, sebagian santri harus bergantian mengambil air. Untuk wudhu, mandi, hingga kebutuhan dapur, semua membutuhkan usaha lebih. Tidak jarang, aktivitas belajar dan ibadah menjadi kurang optimal karena keterbatasan air.

Kini, keadaan itu berubah. Melalui program penyediaan air bersih, Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) meresmikan sumur bor ke-255 di Jawa Timur yang berlokasi di lingkungan pesantren tersebut. Kehadiran sumur bor ini langsung disambut dengan rasa syukur oleh para santri.

Bagi mereka, ini bukan sekadar fasilitas baru. Ini adalah kemudahan yang selama ini dinantikan.

Fatimah, salah satu santri, merasakan perubahan itu secara langsung. “Alhamdulillah sekarang kami lebih mudah mendapatkan air untuk wudhu, mandi, dan kebutuhan lainnya. Terima kasih kepada BMH dan para donatur,” ujarnya dengan wajah cerah.

Pengasuh pesantren, Dr. H. Mulyono, juga mengakui bahwa kebutuhan air selama ini menjadi tantangan tersendiri dalam mengelola aktivitas santri.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan sumur bor ini. Dengan adanya fasilitas ini, kebutuhan air untuk ibadah dan aktivitas sehari-hari santri bisa terpenuhi dengan lebih baik,” ungkapnya.

Berdampak Langsung

Secara nyata, kehadiran sumur bor ini berdampak langsung pada kualitas kehidupan santri. Air yang cukup memungkinkan mereka menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk, menjaga kebersihan, serta menjalani kegiatan belajar dengan lebih nyaman.

Dari sudut pandang pendidikan, akses air bersih juga berperan penting. Lingkungan yang sehat dan fasilitas yang memadai membantu santri fokus dalam menuntut ilmu tanpa terganggu kebutuhan dasar.

Baca Juga : “Sekarang Air Mudah,” Kebahagiaan Santri Sambut Sumur Bor BMH Ke-255 di Ponorogo

Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur, Imam Muslim, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen BMH dalam menghadirkan manfaat jangka panjang.

“Sumur bor ini merupakan titik ke-255 yang telah direalisasikan di Jawa Timur. Kami berharap fasilitas ini dapat memberi manfaat berkelanjutan bagi santri dan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Sumur bor ini tidak hanya digunakan oleh pesantren. Warga sekitar juga dapat memanfaatkan air bersih tersebut, sehingga dampaknya meluas ke masyarakat.

Di lingkungan pesantren itu, suara air yang mengalir kini menjadi tanda perubahan. Dari kran-kran sederhana, lahir kemudahan yang dulu terasa jauh

Bagi para santri, kebahagiaan itu sederhana namun mendalam: tidak lagi kesulitan air, bisa beribadah dengan tenang, dan belajar dengan lebih nyaman setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *