Milenianews.com, Jakarta – Sekolah Bakti Mulya (BM) 400 merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah dengan penuh khidmat. Sebagai lembaga pendidikan yang menempatkan nilai religius sebagai salah satu pilar utamanya, sekolah BM 400 mengadakan ibadah sholat Idul Adha bersama. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan sekolah, dewan guru, karyawan, orang tua, serta para siswa di lapangan SMA BM 400 Jakarta pada Rabu (27/05/2026).
Rangkaian ibadah dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Acara diawali dengan penyampaian laporan oleh Ketua Pelaksana Qurban, Ust. Ahmad Dasuki, M.Pd. Dalam laporannya, ia menegaskan komitmen tahunan sekolah yang tidak pernah absen dalam menunaikan ibadah qurban demi menanamkan rasa kepedulian sosial di lingkungan sekolah.
Pada tahun ini, Sekolah BM 400 berhasil menghimpun hewan qurban dari berbagai unit. Rinciannya terdiri dari 8 ekor kambing dari SMP BM 400 Jakarta, 4 ekor kambing dari SMA BM 400 Jakarta, 1 ekor kambing dari TK-SD BM 400 Cibubur, serta 4 ekor kambing dari SMP-SMA Cibubur. Di samping itu, Yayasan BM 400 turut berpartisipasi dengan berqurban 1 ekor kambing dan sapi. “Ada pula titipan qurban pribadi dari orang tua siswa sebanyak 4 ekor kambing, 1 ekor domba, dan 2 ekor sapi,” kata Ust. Ahmad Dasuki.
Ia menambahkan, antusiasme dan gotong royong warga sekolah juga tercermin dari tabungan qurban siswa yang berhasil dikumpulkan. Untuk Sekolah BM 400 Jakarta, unit TK mengumpulkan Rp 11.567.000, SD sebesar Rp 38.076.500, dan SMP sebanyak Rp 350.000. Sementara itu, untuk Sekolah BM 400 Cibubur, unit TK-SD berhasil menghimpun dana sebesar Rp 8.290.000, serta unit SMP-SMA sebesar Rp 9.250.000. “Tabungan qurban tersebut dimanfaatkan untuk membeli beberapa hewan qurban, yaitu 2 ekor domba dan 2 ekor sapi,” paparnya.


Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan hangat dari CEO Sekolah Bakti Mulya 400, Dr. H. Sutrisno Muslimin, M.Si. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan ibadah ini.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang sudah menyelenggarakan sholat Idul Adha ini. Esok hari kita akan melaksanakan pemotongan hewan qurban yang telah diamanahkan oleh Bapak, Ibu, dan anak-anak sekalian. Seluruh daging qurban ini nantinya akan didistribusikan kepada para mustahiq atau orang-orang yang betul-betul berhak menerimanya,” jelas Dr. Sutrisno.
Baca Juga : Grand Opening Sekolah BM 400 Depok: Inspirasi dari Imam Syafi’i, Christiano Ronaldo, dan Tiger Woods
Lebih lanjut, Dr. Sutrisno juga memberikan motivasi spiritual yang mendalam kepada seluruh jamaah yang hadir. Ia mengajak khalayak untuk senantiasa meningkatkan iman, taqwa, serta menanamkan komitmen kuat untuk menyempurnakan rukun Islam kelima.
“Saya juga mengajak saudara sekalian untuk menunaikan ibadah haji. Mari kita niatkan bersama di dalam hati bahwa kita semua suatu hari nanti akan sampai ke Tanah Suci. Saya berharap seluruh guru dan siswa Sekolah BM 400 memiliki kemauan yang kuat untuk melaksanakan seluruh perintah Allah,” tambah Dr. Sutrisno penuh harap.


Usai pengarahan yang inspiratif dari CEO BM 400, agenda utama yaitu pelaksanaan sholat Idul Adha pun dimulai. Bertindak sebagai imam adalah Ust. Ahmad Dasuki, M.Pd. Sholat berlangsung secara khusyuk dan dipenuhi kekhidmatan di bawah langit pagi kota Jakarta.
Sebagai bagian tak terpisahkan dari rukun sholat ied, acara dilanjutkan dengan mendengarkan khutbah yang disampaikan oleh Ust. Sofiandi, M.H., Ph.D. Dalam khutbahnya, ia membagikan keteladanan Nabi Ibrahim AS.
”Ibadah qurban adalah suatu ibadah yang lahir dari kekuatan iman dan keyakinan seorang Nabi Ibrahim. Dengan modal keimanan yang kokoh itulah, Allah SWT mengangkat derajat Nabi Ibrahim ke tempat yang mulia,” tutur Ust. Sofiandi.
Baca Juga : Ramadhan di BM 400: Dari Khatam Al-Qur’an hingga Menguatkan Makna Iman
Ia juga mengaitkan esensi kisah keteladanan tersebut dengan visi pendidikan yang dijalankan di Sekolah BM 400. Menurutnya, pondasi karakter berbasis agama adalah benteng terbaik bagi masa depan generasi muda.
”Sekolah kita, BM 400, membekali anak-anak dengan hal yang paling utama, yaitu religiusitas. Dengan adanya sifat religius ini, siswa pasti akan memiliki keinginan yang kuat untuk menjadi warga negara yang baik dan bermanfaat bagi sesama. Maka, sudah sangat tepat memilih Sekolah BM 400 untuk membangun anak-anak yang memiliki kekuatan iman, sebagaimana yang dimiliki oleh Nabi Ibrahim,” pungkasnya.
Rangkaian ibadah sholat Idul Adha ini ditutup dengan sesi ramah tamah. Suasana hangat berbalut kekeluargaan begitu terasa saat para guru, orang tua, dan siswa saling berjabat tangan, bertukar sapa, dan merayakan kebahagiaan hari besar Islam ini bersama-sama sebagai satu keluarga besar Sekolah BM 400.














