Milenianews.com, Jakarta – Universitas Indonesia melalui Liga Tari Mahasiswa UI Krida Budaya kembali menghadirkan pertunjukan seni bertajuk “TARUKA : Asal Namo Minangkabau”. Pagelaran sendratari ini mengangkat kisah legenda asal-usul nama Minangkabau melalui perpaduan tari, musik tradisional, dramatik panggung, dan visual artistik.
Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya Nusantara sekaligus ruang eksplorasi kreatif mahasiswa yang digelar di Taman Ismail Marzuki, Sabtu (16/5). Melalui gerak tari dan alur dramatik, “TARUKA” membawa penonton menelusuri sejarah dan makna di balik lahirnya nama Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun di masyarakat Ranah Minang.
Baca juga: UBSI Masuk Top 5 Kampus Terbaik di Jakarta Versi UniRank 2026
Liga Tari Mahasiswa UI Krida Budaya mengemas pertunjukan dengan sentuhan modern tanpa meninggalkan akar budaya aslinya. Koreografi dinamis dipadukan dengan tata cahaya, tata artistik, serta musik tradisional Minang untuk menghadirkan pengalaman pertunjukan yang emosional dan reflektif.
Sebagai bagian dari pengembangan riset budaya mahasiswa, “TARUKA” juga menghadirkan unsur-unsur budaya Minangkabau yang terinspirasi dari Tari Naiak Padi, Randai, Tari Sabalah, dan Tari Indang Piring. Keempat unsur tersebut merepresentasikan nilai kebersamaan, ketangkasan, rasa syukur, serta semangat masyarakat Minang yang diwariskan lintas generasi.
Baca juga: MBG Kini Masuk Kampus: Proyek Ambisius Menuju Indonesia Emas Atau Sekadar Utopia Di Tengah Realita?
Melalui pagelaran ini, Liga Tari Mahasiswa UI Krida Budaya menegaskan komitmennya dalam melestarikan seni tari dan musik tradisional Indonesia. Pertunjukan tidak hanya dihadirkan sebagai hiburan, tetapi juga media edukasi budaya bagi generasi muda agar semakin mengenal dan mencintai keberagaman budaya Indonesia.
“TARUKA : Asal Namo Minangkabau” sekaligus menunjukkan bahwa seni tradisi tetap dapat hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman. Semangat kolaborasi, kreativitas, dan kecintaan generasi muda terhadap budaya Nusantara menjadi kunci dalam menjaga warisan budaya agar terus berkembang di masa depan.









