Milenianews.com, Bogor– SMA Bina Insani menggelar acara Pelepasan Siswa Kelas XII Angkatan XXIX, di Savero Hotel, Bogor, Sabtu, 23 Mei 2026. Acara tersebut dihadiri antara lain Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor, Dr. Ahmad Furqon, M.Pd.
Saat memberikan kata sambutan, Dr. Ahmad Furqon mengemukakan pentingnya kredibilitas kualitas yayasan yang menaungi sekolah. “Orangtua tidak boleh salah memilih sekolah. Karena pendidikan atau sekolah itu investasi masa depan anak-anak kita,” kata Dr. Ahmad Furqon.
Ia menambahkan, banyak yayasan/sekolah dikota Bogor, yang mulai muncul riak atau goncangan yang merugikan peserta didik. “Oleh karena itu sebagai orang tua tidak boleh salah memilih lembaga pendidikan. Salah satu yayasan dan sekolah terpercaya, kredible, dan terbukti stabil yaitu Yayasan Bosowa Bina Insani,” ujarnya.
Baca Juga : SMA Bina Insani Gelar Pelepasan Siswa Kelas XII Angkatan XXIX
Menurutnya, Yayasan Bosowa Bina Insani merupakan yayasan yang memiliki manajemen stabil. Selama 36 tahun Bosowa Bina Insani berkiprah di dunia pendidikan, tidak terdengar riak atau perpecahan.
“Berarti sudah terbukti bahwa Yayasan Bosowa Bina Insani dan SMA Bina Insani memang lembaga pendidikan terpercaya dan kredidel di Kota Bogor. Dan terbukti dengan hasil pelepasan hari ini, lulusan kelas 12 nya sudah ada yang diterima di PTN dan Luar Negeri,” kata Dr. Ahmad Furqon.


Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya amanat Director In Charge (DIC) Bosowa School, Asrul Hidayat ST., MT., saat acara pelapasan siswa kelas XII tersebut yaitu terkait milestone dan hubungannya dengan kesuksesan di masa depan.
“Bina Insani telah menerapkan hal itu. Salah satunya, SMA Bina Insani telah menerapkan pendidikan yang komprehensif antara pendidikan olah rasa (hati), akal (kognitif) dan value, baik value agama maupun masyarakat termasuk nilai-nilai yang dibentuk berupa milestone/tangga kesuksesan fitopang dengan prestasi sekolah,” ujar Dr. Ahmad Furqon.
Sebagai penutup, ia menggatakan bahwa menjadi pembicara di acara pelepasan kelas 12 SMA Bina Insani, merasa seperti pulang kembali ke rumah. “Karena kedekatan dari psikologis dan proses perjuangan Yayasan Bina Insani yang dari tahun 1990 membangun sekolah yang berkarakter, dirasakan betul oleh saya yang telah menjadi contoh bagi yayasan atau sekolah swasta lain di Kota Bogor yang hari ini berkembang,” tuturnya.














