Karya: Novita Sari Yahya Jangan menyebut demokrasi bila suara dibungkam ketakutan, bila pertanyaan dianggap ancaman…
Sejarah Tidak Ditulis oleh Bedak dan Senyuman
Karya: Novita Sari Yahya Perempuan Indonesia pernah melangkah melawan penjajahan, membawa cahaya gagasan di tengah…
Ani-Ani Kapitalisme: Penjajahan Tubuh Perempuan
Karya: Novita Sari Yahya Di ruang gelap mesin pemindai kepala, terbaca tubuh sebagai peta keinginan….
Kamulah Mutiara yang Indah
Puisi karya: Hadi Suroso Tak ada getar yang mendesir di detak nadiku. Tak ada debar…
Sial, Ia Nangis Darah
Karya: Dea Affriyanti Sejak hirap yang melelap,esok cerita koloni mati rasa.Kini penghormatan semakin kalap,milik golongan…
Pelabuhan Terakhir
Karya: Dea Affriyanti Mendekap lara yang begitu lama,mengerahkan cakra teruntuk basmara yang sementara.Kini, sudahlah lara,…
Jika Tak Lagi Lara
Karya: Dea Affriyanti Esok ku berdikari, selamanya… mungkin?Mungkin esok, lelap bersimpuh tanpa lara.Digerus oleh pengiris…
Rindu ini tak Pernah Hilang
Puisi karya Hadi Suroso Lagi, untuk ke sekian kalinya rindu ini hadir. Mengusik tenang perlahan…
Kambing Hitam di Pesta Kepalsuan
Karya: Senjatigapuluhjuni Duniaku runtuh tanpa suara,di bawah telunjuk mereka yang pandai bersandiwara.Akulah dermaga tempat menepi…
Metamorfosis Pulas
Karya: Senjatigapuluhjuni Kita adalah dua sunyi bersekutu,menjahit perih dengan benang semu.Di ruang kedap, kau curi…
Letih yang Menua
Puisi karya Nisrina Nafsiyanah Muthmainnah pagi menyapa pelan lereng sunyi mengalunkan selimut putih sementara…
Kenangan Terindah
Puisi karya Hadi Suroso Bahkan hingga detik ini kenangan itu masih melekat. Bukan aku tak…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
