Karya: Dea Affriyanti Sejak hirap yang melelap,esok cerita koloni mati rasa.Kini penghormatan semakin kalap,milik golongan…


Pelabuhan Terakhir
Karya: Dea Affriyanti Mendekap lara yang begitu lama,mengerahkan cakra teruntuk basmara yang sementara.Kini, sudahlah lara,…


Jika Tak Lagi Lara
Karya: Dea Affriyanti Esok ku berdikari, selamanya… mungkin?Mungkin esok, lelap bersimpuh tanpa lara.Digerus oleh pengiris…


Rindu ini tak Pernah Hilang
Puisi karya Hadi Suroso Lagi, untuk ke sekian kalinya rindu ini hadir. Mengusik tenang perlahan…


Kambing Hitam di Pesta Kepalsuan
Karya: Senjatigapuluhjuni Duniaku runtuh tanpa suara,di bawah telunjuk mereka yang pandai bersandiwara.Akulah dermaga tempat menepi…


Metamorfosis Pulas
Karya: Senjatigapuluhjuni Kita adalah dua sunyi bersekutu,menjahit perih dengan benang semu.Di ruang kedap, kau curi…


Letih yang Menua
Puisi karya Nisrina Nafsiyanah Muthmainnah pagi menyapa pelan lereng sunyi mengalunkan selimut putih sementara…


Kenangan Terindah
Puisi karya Hadi Suroso Bahkan hingga detik ini kenangan itu masih melekat. Bukan aku tak…


Silhouett Senja
Puisi karya: TeHera Silhouett senja tak henti bercengkrama Bukan hanya tentang raga yang Allah…


Rindu ini adalah Do’a
Puisi karya Hadi Suroso Desau senyapnya hembusan angin malam, gigil menelusup ke sekujur bilah ragaku….


Perjalanan di Waktu Malam
Puisi Karya Arsiya Oganara Kala itu, malam dua puluh tujuh Rajab tahun kesepuluh kenabian, Ahmad…


Air Bah Sumatera
Puisi karya Arsiya Oganara Duka lara Sumatera dua puluh empat November dua ribu dua…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

