Puisi karya Hadi Suroso Mungkin memang seperti itu. Cinta menemukan jalannya sendiri untuk tumbuh. Tidak…
Cinta di Waktu yang Salah
Puisi karya Hadi Suroso Satu pelajaran…. Mengenalmu telah mengajarkanku untuk lebih mengerti lagi arti bersabar….
Boleh Aku Pinjam?
Puisi karya TeHera Wajah cerah ceria Senyum ramah menyapa Langkah pagi begitu tertata Menyapa…
Satu Asa
Puisi karya TeHera Indonesia, namamu selalu berdegup dalam dada Kisah dalam sejarahmu mengalun merdu…
Jalan yang Besar
Puisi karya: Nindy Nara Jauh di atas sana lingkaran itu bergerak mengikuti jalurnya memancarkan…
Untukmu yang Aku Cintai Dalam Diam
Puisi karya: Hadi Suroso Genap semusim aku mengenalmu. Tak pernah terlintas aku akan mencintaimu. Entah,…
Empat Musim Mengasuh Waktu: Empat Perempuan Penyair Mengasuh Puisi, Pengalaman, dan Zaman
Milenianews.com, Jakarta— Podium Perempuan Penyair Indonesia (POPPI) akan meluncurkan buku kumpulan puisi Empat Musim Mengasuh…
Senyum Indah Melati
Puisi karya : TeHera Mentari sembunyi di balik awan putih Indah berseri menghias pagi…
Mercusuar di Ujung Tatapan
Puisi karya : TeHera Tegak berdiri Mercusuar di ujung tatapan Sinar mentari jatuh di…
Nyala yang Tak Mau Padam
Karya: Novita Sari Yahya Jangan menyebut demokrasi bila suara dibungkam ketakutan, bila pertanyaan dianggap ancaman…
Sejarah Tidak Ditulis oleh Bedak dan Senyuman
Karya: Novita Sari Yahya Perempuan Indonesia pernah melangkah melawan penjajahan, membawa cahaya gagasan di tengah…
Ani-Ani Kapitalisme: Penjajahan Tubuh Perempuan
Karya: Novita Sari Yahya Di ruang gelap mesin pemindai kepala, terbaca tubuh sebagai peta keinginan….
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
