Milenianews.com – Bertahun-tahun rumor beredar seperti asap rokok di gang sempit Birmingham pekat, menggantung, dan bikin penasaran. Kini, kabar itu akhirnya resmi keluarga Shelby benar-benar pindah dari layar kaca ke layar lebar lewat Peaky Blinders: The Immortal Man. Pertanyaannya bukan lagi “jadi atau tidak?”, melainkan apakah ini penutup elegan, atau sekadar nostalgia mahal yang dibungkus sinematografi kelam?
Film ini melanjutkan kisah dari serial legendaris Peaky Blinders dan digadang-gadang menjadi penutup resmi perjalanan Thomas Shelby di era Perang Dunia II. Di balik proyek ini berdiri kreatornya, Steven Knight sebagai penulis, dan Tom Harper di kursi sutradara. Formula lama, tapi dengan medan perang yang lebih besar.
Baca juga: Cillian Murphy Akan Jadi Pemeran Utama di Film ‘Peaky Blinders’
Film ini akan tayang perdana di bioskop tertentu pada 6 Maret 2026 sebagai penayangan terbatas, sebelum hadir secara global di Netflix pada 20 Maret 2026. Strateginya jelas: ciptakan eksklusivitas sinematik, lalu ledakkan jangkauan streaming.
Poster resmi yang telah dirilis menampilkan nuansa gelap dan atmosfer peperangan seakan mengingatkan bahwa ini bukan sekadar reuni karakter, melainkan babak yang lebih suram. Di beberapa wilayah seperti Amerika Serikat, periode eksklusif bioskop dipromosikan terang-terangan. Sementara di negara lain, fokus komunikasi lebih mengarah pada kehadirannya di Netflix, tanpa banyak janji layar lebar.
Dari Gang Birmingham ke Medan Perang
Kali ini, cerita berlatar Birmingham tahun 1940. Kota itu tak lagi sekadar arena taruhan dan politik kotor, melainkan wilayah yang dihantui bom dan ketidakpastian perang. Tommy Shelby kembali dari pengasingan, bukan untuk membuka bisnis baru, melainkan terlibat dalam misi perang rahasia yang menyeretnya ke pusaran antara kejahatan terselubung dan mesin negara.
Jika dulu konflik Shelby berputar pada kekuasaan dan keluarga, kini taruhannya lebih besar bertahan hidup di tengah perang global. Drama personal bertemu sejarah besar kombinasi yang menjanjikan, sekaligus berisiko.
Baca juga: Film Peaky Blinders Akan Mulai Diproduksi pada September ini!
Tommy Shelby Belum Selesai
Daya tarik utama tentu kembalinya Cillian Murphy sebagai Thomas Shelby. Sang aktor bahkan mengakui bahwa “Tommy belum selesai” dengannya. Pernyataan yang terdengar dramatis, tapi juga menjanjikan bahwa karakter ini masih menyimpan luka yang belum dijahit.
Sejumlah wajah lama ikut kembali: Sophie Rundle, Paul Anderson, Stephen Graham, Packy Lee, dan Ian Peck. Namun tidak semua kembali. Sam Claflin dan Kate Phillips absen dari daftar pemeran, meski sempat menyatakan minat.
Sebagai penyeimbang, produksi ini menghadirkan nama-nama baru seperti Rebecca Ferguson, Barry Keoghan, Tim Roth, dan Jay Lycurgo.
Steven Knight menyebut film ini sebagai bab penting dalam kronologi Peaky Blinders sebuah cerita “menggelegar” yang akan menutup luka lama dan menjawab pertanyaan penggemar. Tapi dalam dunia hiburan modern, kata “penutup” sering kali berarti “sampai rating berikutnya datang”.
Namun satu hal pasti: dengan latar Perang Dunia II, taruhan cerita ini lebih besar dari sekadar perebutan kekuasaan lokal. Inggris menjadi medan tempur, dan keluarga Shelby harus berhadapan bukan hanya dengan musuh lama, tetapi juga dengan sejarah itu sendiri.
Jadi, apakah The Immortal Man akan menjadi epitaf megah bagi Tommy Shelby, atau batu loncatan untuk jagat kriminal yang lebih luas? Jawabannya akan terungkap mulai 6 Maret di layar lebar dan 20 Maret di Netflix.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













