Milenianews.com, Jakarta – Suara sapu yang bergesekan dengan halaman, kantong sampah yang mulai terisi, hingga tawa ringan di sela kegiatan menjadi pemandangan berbeda di TPA Daarut Taubah, Jl. Pengadegan Barat III, Kelurahan Pengadegan, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (14/5) pagi.
Bukan petugas kebersihan, melainkan sekelompok mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang datang membawa semangat gotong royong melalui kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Aksi Bersih Taman Kanak-Kanak untuk Lingkungan Sehat”.
Baca juga: Angkat Topik AI, Mahasiswa Prodi Informatika UBSI Raih Best Argumentation Award di Ajang GEA 2026
Selama kurang lebih satu jam, mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, para mahasiswa tampak sibuk membersihkan area Taman Kanak-Kanak. Ada yang menyapu halaman, mengumpulkan sampah, memilah barang yang masih bisa digunakan, hingga merapikan sudut-sudut lingkungan belajar agar terlihat lebih nyaman dipandang.
Meski sederhana, kegiatan itu menghadirkan perubahan yang terasa nyata. Area yang sebelumnya dipenuhi daun kering dan sampah kecil perlahan berubah menjadi ruang yang lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar maupun bermain.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas mata kuliah Kewarganegaraan yang diwujudkan melalui program pengabdian masyarakat. Namun bagi para mahasiswa, aksi tersebut bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik.
Ketua pelaksana kegiatan, Lusiana Alam Jembar, mengatakan bahwa aksi bersih lingkungan ini menjadi cara sederhana untuk menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus menjaga budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
“Gotong royong merupakan ciri khas masyarakat Indonesia yang harus terus dijaga. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan secara bersama-sama,” ujar Lusiana, dalam keterangan rilis yang diterima milenianews.com, Selasa (19/5).
Menurutnya, lingkungan belajar yang bersih memiliki pengaruh besar terhadap kenyamanan anak-anak saat beraktivitas. Ruang yang tertata dan sehat dapat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan.
Baca juga: Mahasiswi UBSI Kampus Ciledug Lolos Program BSI Explore 2026
Di tengah aktivitas membersihkan lingkungan, para mahasiswa juga belajar bahwa kepedulian sosial tidak selalu harus dimulai dari hal besar. Langkah kecil seperti memungut sampah, merapikan halaman, atau bekerja bersama untuk lingkungan sekitar pun dapat memberikan dampak positif bagi banyak orang.
Lebih dari sekadar aksi bersih-bersih, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa lingkungan sehat lahir dari kepedulian bersama. Semangat gotong royong yang tumbuh dalam kegiatan itu diharapkan dapat terus hidup, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di tengah masyarakat luas.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.













