Mata Akademisi, Milenianews.com – Di dunia industri yang bergerak sangat cepat, perubahan bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk bertahan. Filosofi inilah yang dibawa oleh Erlan Bachtiar, sosok pimpinan muda yang kini menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) di PT Mekanika Global Mandiri (PT MGM). Melalui sentuhan inovasi dan latar belakang pendidikannya yang kuat, Erlan berhasil menyulap wajah perusahaan manufaktur tradisional menjadi entitas berbasis solusi teknologi yang progresif.
Kisah Erlan bukan sekadar tentang jabatan tinggi, melainkan tentang perjalanan intelektual dan karakter yang ia tempa di Universitas Nusa Mandiri (UNM), sebuah kampus yang dikenal luas dengan jargon strategisnya “Kampus Digital Bisnis”.
Baca juga: Cahaya di Jalan Mandiri: Kisah Saripah Nabilah Taklukan Mimpinya
Bermula dari garis depan, terbangun fondasi karakter yang kokoh
Kesuksesan Erlan hari ini tidak datang dalam semalam. Jauh sebelum ia memimpin rapat di ruang direksi, Erlan mengawali langkahnya di posisi yang sangat teknis dan operasional: Service Advisor. Di garis depan inilah ia belajar “ilmu kehidupan” yang paling berharga. Menghadapi pelanggan dengan berbagai karakter, menyelesaikan konflik dengan cepat, dan menjaga standar pelayanan prima menjadi menu kesehariannya.
“Di situlah pembentukan karakter dimulai,” kenang Erlan. Pengalaman dipimpin dan melayani pelanggan memberinya empati luar biasa saat kini ia harus memimpin ribuan orang. Baginya, seorang pemimpin yang baik adalah mereka yang pernah merasakan bagaimana rasanya berada di posisi bawah.
Sinergi pendidikan dan bisnis: Transformasi di Kampus Digital Bisnis
Langkah Erlan menjadi semakin mantap saat ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan S1 Program Studi (Prodi) Sistem Informasi di Universitas Nusa Mandiri (UNM). Di kampus inilah, Erlan menemukan relevansi nyata antara kurikulum akademik dan kebutuhan industri. Sebutan UNM sebagai Kampus Digital Bisnis bukan sekadar branding, melainkan realitas yang dirasakan langsung oleh Erlan.
Saat menjabat sebagai CEO di awal tahun 2022, Erlan bertekad melakukan ekspansi besar-besaran pada PT MGM. Dari yang tadinya hanya fokus pada machining dan fabrication (industri alat berat/manufaktur), ia membawa perusahaan merambah ke dunia IT Solution. Bekal dari mata kuliah Enterprise Resource Planning (ERP) dan Enterprise Architecture yang ia pelajari di UNM menjadi instrumen utama dalam transformasi ini.
“Mata kuliah Enterprise Architecture bahkan menjadi bahan skripsi saya, dan kini framework tersebut diterapkan langsung untuk mengembangkan sistem di PT MGM,” ungkap Erlan dengan bangga. Sebagai alumni UNM, Erlan membuktikan bahwa pendidikan di Kampus Digital Bisnis mampu memberikan solusi konkret bagi efisiensi bisnis skala besar, seperti kerja sama dengan PT Cimory, Pertamina, hingga Polres Metro Depok.
Kepemimpinan 3M: Mindset, mental, dan mandiri
Sebagai nakhoda, Erlan membawa kompas kepemimpinan yang ia rangkum dalam 3M:
- Mindset: Selalu berpikir positif dan fokus pada solusi, bukan pada masalah.
- Mental: Memiliki ketahanan mental agar tidak “gampang baper” dalam menghadapi ketidakpastian bisnis.
- Mandiri: Kemampuan untuk mengoptimalkan sumber daya diri sendiri sebelum mengandalkan orang lain, sejalan dengan semangat Generasi Mandiri yang diusung UNM.
Bagi Erlan, tantangan terbesar sebagai seorang CEO adalah mengambil keputusan di tengah ketidakpastian. “Hanya kematian dan pajak yang pasti,” ujarnya sembari menekankan pentingnya ketenangan agar tim tetap solid meski dalam kondisi krisis.
Inovasi tanpa henti: Mahasiswa magister aktif yang berprestasi
Tidak puas hanya dengan gelar sarjana, Erlan kini tercatat sebagai mahasiswa aktif semester 3 program Magister (S2) Informatika di Universitas Nusa Mandiri. Semangat belajarnya yang “Unstoppable” kembali membuahkan hasil nyata. Melalui mata kuliah Technopreneurship, Erlan berkolaborasi dengan rekan sekelasnya untuk melahirkan sebuah inovasi digital bernama Business Licensing Apps.
Aplikasi ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin mengurus perizinan usaha secara praktis melalui mobile atau website. Inovasi ini bahkan telah resmi mendapatkan Sertifikat HKI (Hak Kekayaan Intelektual) dengan perlindungan selama 50 tahun, sebuah pencapaian prestisius yang lahir dari bangku kuliah pascasarjana UNM.
Baca juga: Hafifah Bella Novitasari: Merajut Mimpi Lewat Pendidikan, Mendobrak Stigma Lewat Dedikasi
Menatap masa depan: Visi doktoral dan konsultan IT
Erlan Bachtiar merupakan representasi sempurna dari visi Universitas Nusa Mandiri. Sebagai alumni sekaligus mahasiswa S2 aktif, ia terus membuktikan bahwa integrasi teknologi dan bisnis adalah kunci masa depan. Rencananya tidak berhenti di sini, Erlan tengah mempersiapkan diri untuk membidik gelar Doktor (S3) Informatika di UNM guna memperkuat reputasinya sebagai Konsultan IT kelas dunia.
Pesan Erlan bagi para mahasiswa UNM lainnya sangatlah mendalam. “Jangan hanya ingin menjadi sukses, tapi siapkan diri agar menjadi orang yang layak untuk sukses,” pesan Erlan. Bersama Universitas Nusa Mandiri, Erlan Bachtiar terus melangkah, membuktikan bahwa dengan mindset yang tepat, siapa pun bisa menjadi pemimpin yang Unstoppable di era ekonomi digital.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













