Menbud Berupaya Hidupkan Kembali Ekosistem Grup Lawak di Indonesia 

Grup Lawak

Milenianews.com, Jakarta – Upaya menghidupkan kembali dunia komedi Indonesia terus digencarkan. Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan pentingnya membangun ulang ekosistem seni komedi nasional dengan mengangkat kembali grup lawak yang dulu pernah berjaya dan punya tempat kuat di hati masyarakat. Menurutnya, komedi bukan sekadar hiburan, tapi juga bagian dari perjalanan budaya populer Indonesia.

“Ini adalah bagian dari upaya membangun kembali ekosistem seni komedi. Khususnya yang dulu sangat kuat dan kini perlu terus dihidupkan kembali,” ujar Menbud Fadli Zon dalam keterangan resminya (23/12).

Baca juga: IIBF 2025 Berpotensi Jadi Platform Diplomasi Budaya, Begini Kata Menbud

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi Kementerian Kebudayaan dengan Yayasan Karya Gemilang Komedi Indonesia (YGKI) lewat penyelenggaraan Lomba Lawak Group Piala Bing Slamet 2025. Ajang ini dirancang bukan cuma untuk mencari siapa yang paling lucu, tapi juga sebagai ruang tumbuh bagi regenerasi pelaku komedi agar seni lawak tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Menbud Fadli menegaskan bahwa lomba ini memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem komedi yang sehat dan berkelanjutan. “Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi ruang regenerasi dan penguatan ekosistem seni komedi nasional,” katanya (23/12).

Seleksi ketat jadi bukti keseriusan pembinaan

Lomba Lawak Group Piala Bing Slamet 2025 mendapat dukungan dari Sangia Production dan Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI), serta diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Proses seleksi dilakukan cukup ketat, dimulai dari pengiriman video audisi, lalu berlanjut ke tahap karantina, mentoring, hingga pementasan langsung di babak final.

Sebanyak 58 grup lawak mengirimkan video audisi. Dari jumlah tersebut, 16 grup terpilih melaju ke babak semifinal. Para peserta kemudian mengikuti karantina dan pembekalan di Asrama Universitas Islam As-Syafi’iyah sebelum kembali disaring hingga enam grup terbaik tampil di babak final.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang diisi seniman dan komedian senior dengan berbagai pertimbangan, mulai dari penampilan, orisinalitas materi, kekompakan tim, improvisasi, hingga kepadatan dan kualitas materi lawakan yang disajikan.

Baca juga: Menbud Tetapkan 27 September Jadi Hari Komedi Nasional 

Hingga akhirnya, Grup Mlumah asal Malang berhasil keluar sebagai Juara I. Posisi Juara II diraih Grup Bertingkah dari Bekasi, sementara Grup Tembok asal Jakarta menempati Juara III. Kemenangan ini diharapkan bisa menjadi pemantik semangat bagi munculnya grup lawak baru yang segar, kreatif, dan tetap berpijak pada karakter komedi khas Indonesia.

Lewat ajang ini, seni komedi diharapkan tidak hanya bertahan sebagai tontonan ringan, tetapi terus berkembang sebagai bagian penting dari identitas budaya nasional yang hidup, dinamis, dan dekat dengan generasi masa kini.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *