Penemu GIF, Stephen Wilhite, Meninggal Dunia di Usia 74 tahun

Stephen Wilhite Meninggal

Milenianews.com – Kabar duka datang dari dunia komputasi. Pasalnya, penemu format GIF, Stephen Wilhite, meninggal dunia di usia 74 tahun karena Covid-19. Ia merupakan seorang yang bekerja di CompuServe ketika mengembangkan ‘Graphics Intercange Format’.

Untuk sobat milenia ketahui, ini merupakan format yang ia rancang untuk memungkinkan transfer foto melalui koneksi modem yang lambat. GIF sejak itu menjadi identik dengan video meme pendek.

Melansir dari laman The Verge (24/3), Stephen menemukan format GIF pada tahun 1987. Format ini kemudian menjadi sebuah ‘mekanisme pertukaran dan tampilan untuk gambar grafis’ pada saat kecepatan internet sangat lambat ketika masa itu.

Baca Juga : William English, Penemu Mouse Komputer Meninggal Dunia

Dengan batasan seperti 256 warna per animasi, formatnya bisa dengan mudah mati sejak lama. Namun, GIF memiliki trik lain, Stephen merancang format ini agar bisa menyimpan banyak frame, menjadikannya alami untuk animasi pendek. Setelah AOL membeli CompuServe, Stephen membiarkan patennya kedaluwarsa.

Selain mengembangkan GIF, Stephen juga memiliki kontribusi penting lainnya untuk CompuServe yang membantu perusahaan menjadi raksasa internet pada masanya. “Saya sangat mengagumi kecerdasan dan ketekunan saat dia (Stephen) secara konsisten menciptakan produk perangkat lunak yang ia gabungkan ke dalam penawaran CompuServe untuk konsumen korporat, penghobi, dan rumahan,” kata salah rekan kerja Stephen, Ty Wait.

Baca Juga : 320 Kiai Meninggal karena COVID-19

Stephen pensiun pada tahun 2000 untuk mengejar hobi dan minatnya, termasuk traveling dan model kereta api. Namun, ia selalu kembali ke kecintaan pertamanya pada pemrograman.

Kabarnya Stephen Wilhite masih suka dengan pemrograman dan masih melakukannya beberapa minggu sebelum ia terpapar Covid-19 dan meninggal dunia. “Ia mungkin salah satu pria baik hati dan rendah hati yang pernah saya temui,” kata istri Stephen, Kathaleen.

Space Iklan Milenianews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *