News  

Cinema XXI Resmi Izinkan Penonton Bawa Tumbler Berisi Air Putih ke Dalam Studio

Milenianews.com – Hayoo… siapa yang pernah merasa seperti menyelundupkan barang terlarang saat membawa sebotol air ke bioskop? Kini, momen itu tampaknya mulai berakhir.

Setelah bertahun-tahun penonton memahami “aturan tak tertulis”—tas boleh masuk, tiket boleh masuk, emosi boleh masuk, tapi minuman dari luar sebaiknya tidak—Cinema XXI akhirnya mengumumkan kabar yang terdengar sederhana namun cukup mengejutkan: penonton kini boleh membawa tumbler ke dalam studio.

Cinema XXI Resmi Izinkan Tumbler

Melalui pernyataan resminya, pihak Cinema XXI kini mengizinkan pengunjung membawa tumbler ke dalam studio, dengan catatan hanya berisi air putih atau air mineral.

Jadi, jangan berharap bisa membawa kopi susu literan, teh manis nostalgia, apalagi kuah bakso dalam termos.

Ricky Samsoedin selaku Head of Cinema Operations Cinema XXI mengonfirmasi langsung kebijakan ini.

“Benar, Cinema XXI mempersilakan pengunjung membawa tumbler ke dalam studio, dengan catatan hanya untuk tumbler yang berisi air putih/air mineral,” ujar Ricky saat dikonfirmasi Jumat (24/4), dilansir dari Kompas.com.

Baca juga: GoPay dan XXI Hadirkan Fitur Pembelian Tiket Bioskop yang Mudah Diakses 

Air Putih, Kebutuhan Sederhana yang Selama Ini Terbatas

Bagi penonton setia bioskop, larangan membawa makanan dan minuman dari luar bukan hal baru. Banyak yang memahami bahwa penjualan makanan ringan menjadi bagian penting dari bisnis bioskop.

Harga popcorn bahkan kadang membuat orang sadar bahwa rasa asin bisa terasa mahal.

Namun, air putih selalu berada di posisi yang berbeda. Ia bukan barang mewah, bukan camilan, tetapi sering menjadi kebutuhan dasar saat menonton film berdurasi dua jam tanpa jeda.

Alasan Utama: Lingkungan

Cinema XXI mengambil langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap kelestarian lingkungan. Mereka ingin mendorong penggunaan wadah minum pakai ulang dan mengurangi botol plastik sekali pakai.

“Kebijakan ini menjadi dukungan Cinema XXI terhadap penggunaan wadah minum pakai ulang yang tahan lama demi kelestarian lingkungan,” kata Ricky.

Langkah ini patut diapresiasi. Kampanye ramah lingkungan akan terasa lebih kuat ketika perusahaan menerapkannya langsung dalam kebijakan nyata, bukan sekadar slogan.

Jika kebijakan ini benar-benar mengurangi sampah plastik, satu botol yang tidak dibeli hari ini bisa lebih berarti daripada seribu kampanye esok hari.

Empire XXI Yogyakarta Lebih Dulu Viral

Sebelum kebijakan ini diumumkan secara luas, publik lebih dulu ramai membicarakan Empire XXI Yogyakarta yang sudah lebih awal mengizinkan penonton membawa tumbler.

Respons warganet pun cenderung positif. Banyak yang memuji, sementara sebagian lainnya merasa “akhirnya” bisa minum tanpa harus melewati kasir.

Fenomena ini menunjukkan hal sederhana: kebijakan kecil bisa memberi dampak besar pada pengalaman pelanggan.

Tidak semua inovasi harus berupa layar raksasa atau kursi futuristik. Kadang, cukup dengan mengizinkan orang minum saat haus.

Baca juga: Cinema XXI Raih Penghargaan ICTA CineAsia APAC Achievement Award 

Tetap Ada Aturan: Hanya Air Putih

Meski terdengar longgar, kebijakan ini tetap memiliki batasan. Penonton hanya boleh membawa tumbler berisi air putih atau air mineral.

Artinya, tidak perlu mencoba terlalu kreatif dengan membawa kopi, jus, atau minuman bersoda yang bisa mengganggu kenyamanan studio.

Aturan ini menjaga keseimbangan antara fleksibilitas dan kenyamanan bersama.

Perubahan Kecil, Dampak Besar

Sekilas, kebijakan ini memang terlihat sederhana. Namun bagi banyak penonton, langkah ini menandai perubahan cara bisnis memperlakukan pelanggan.

Ketika perusahaan mulai memperhatikan kebutuhan dasar, kepercayaan publik pun ikut tumbuh.

Dan di era sekarang, kepercayaan kadang lebih langka daripada kursi tengah saat film blockbuster tayang perdana.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *