Milenianews.com, Jakarta – Di tengah zaman sekarang ketika sebagian mahasiswa sibuk mengejar WiFi stabil, deadline mepet, dan kopi diskon buy one get one, kabar baik datang dari dunia kampus, masih ada yang serius membangun prestasi. Bahkan, serius sekali.
Fakultas Teknik Universitas Indonesia kembali mencatat pencapaian membanggakan di ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Universitas Indonesia 2026. Setelah empat tahun menunggu, FTUI kembali merebut gelar Juara 1 Mahasiswa Berprestasi Utama Jenjang Sarjana tingkat universitas.
Nama yang kini ramai dibicarakan adalah Fayanna Ailisha Davianny, mahasiswi Departemen Teknik Industri angkatan 2023 yang sukses membawa pulang gelar utama dan tampaknya belum puas sampai di situ.
Baca juga: Siswa SMA Bina Insani Sit In dan Campus Visit ke Universitas Indonesia
Saat Banyak Orang Bingung Mau Jadi Apa, Ia Sudah Jadi Banyak Hal
Di usia mahasiswa yang bagi sebagian orang masih fase “nanti dulu mikirin masa depan”, Fayanna justru sudah menjalani banyak peran sekaligus.
Ia aktif sebagai mahasiswa, penulis, public speaker, hingga CEO organisasi nonprofit Self Grow Indonesia.
Sementara sebagian orang masih menyusun to-do list yang tak pernah selesai, Fayanna tampaknya sudah menyelesaikan tiga list sekaligus sebelum sarapan.
Namun di balik capaian itu, ada proses panjang yang tidak romantis. Seleksi Pilmapres dimulai dari tingkat departemen, lalu fakultas, lalu universitas. Dan di setiap tahapan, Fayanna finis di posisi pertama.
Dalam kompetisi tersebut, Fayanna membawa gagasan kreatif bertajuk SYNC-RDF, di bawah bimbingan Dr. Arry Rahmawan Destyanto.
Ide ini berfokus pada optimalisasi fasilitas produksi Refuse Derived Fuel (RDF) di Indonesia, bagian dari solusi pengelolaan energi dan lingkungan berkelanjutan.
Artinya, ketika banyak presentasi mahasiswa berhenti di slide terakhir bertuliskan “Terima Kasih”, gagasan Fayanna justru mencoba melangkah ke dunia nyata.
Sering kali publik mengira mahasiswa berprestasi hanya soal IPK tinggi dan wajah serius di foto wisuda. Padahal ajang seperti Pilmapres menuntut lebih dari sekadar hafalan materi. Peserta diuji presentasi Bahasa Inggris, kemampuan writing dan speaking terkait Sustainable Development Goals (SDGs), hingga psikotes karakter.
Kampus yang Masih Percaya pada Mutu
Dekan FTUI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, menyebut pencapaian ini sebagai bukti bahwa mahasiswa FTUI tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga punya kepemimpinan dan kontribusi nyata.
Pernyataan itu bukan basa-basi seremonial. Sebab kampus terbaik bukan yang paling sering bicara soal reputasi, melainkan yang rutin melahirkan orang-orang berkapasitas.
Sebagai juara tingkat universitas, Fayanna akan mewakili Universitas Indonesia di ajang Pilmapres Nasional 2026.
Baca juga: TCID Berikan Universitas Indonesia Predikat Institusi Terproduktif
kabar ini menyampaikan pesan sederhana namun penting: kampus masih bisa menjadi ruang tumbuh, bukan sekadar ruang tunggu.
Dan di saat banyak orang sibuk mencari jalan pintas menuju sukses, Fayanna justru menunjukkan rute lama yang sering diremehkan kerja keras, konsisten, dan memberi manfaat.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













