News  

LAZNAS BMH Sidoarjo Resmi Berganti Nakhoda, Siap Perluas Manfaat untuk Umat

LAZNAS BMH Perwakilan Jawa Timur kembali melakukan penyegaran struktur kepemimpinan di lingkungan Unit Layanan Zakat (ULZ) Sidoarjo, Senin (18/5/2026). (Foto: Dok BMH)

Milenianianews.com, Sidoarjo– LAZNAS BMH Perwakilan Jawa Timur kembali melakukan penyegaran struktur kepemimpinan di lingkungan Unit Layanan Zakat (ULZ) Sidoarjo. Hal itu dilaksanakan dalam agenda serah terima amanah yang dilaksanakan di Sidoarjo pada Senin (18/5/2026).

Estafet kepemimpinan ULZ Sidoarjo resmi diserahkan dari Ustadz Sony Abdul Karim kepada Ustadz Nur Kolis yang sebelumnya mengemban amanah di BMH Perwakilan NTB.Pergantian amanah ini menjadi bagian dari dinamika dan proses regenerasi organisasi dalam rangka memperkuat pelayanan dan pengelolaan program zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat.

Penyegaran kepemimpinan juga menjadi bentuk komitmen BMH untuk terus tumbuh dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi umat.Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, prosesi serah terima amanah berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pengurus dan keluarga besar BMH Jawa Timur.

Kehadiran Ustadz Nur Kolis diharapkan membawa energi baru dalam menguatkan gerakan zakat di Kabupaten Sidoarjo. Berbekal pengalaman selama bertugas di BMH Perwakilan NTB, beliau diharapkan mampu menghadirkan inovasi program serta memperluas kepercayaan masyarakat terhadap peran BMH sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional dan amanah.

Indokhul Makmun selaku Sekretaris Kelembagaan BMH Jawa Timur menyampaikan bahwa pergantian amanah merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga : Kolaborasi BMH dan DPD Hidayatullah Medan Lakukan Gerakan Tebar Sejuta Al-Qur’an di Pesisir Belawan

“Alhamdulillah, proses pergantian amanah ini menjadi bagian dari ikhtiar BMH dalam menghadirkan semangat baru untuk memperkuat pelayanan zakat kepada umat. Kami berharap kepemimpinan yang baru dapat memperluas manfaat program, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta menguatkan sinergi dakwah dan pemberdayaan di Sidoarjo,” ujarnya.

BMH Jawa Timur optimistis, dengan kolaborasi dan sinergi seluruh elemen, gerakan zakat di Jawa Timur khususnya di Kabupaten Sidoarjo akan semakin berkembang, memberikan manfaat yang lebih luas, dan menghadirkan keberkahan bagi umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *