Milenianews.com, Gresik– Baitul Maal Hidayatullah (BMH) kembali merealisasikan program sumur bor ke-266 di Jawa Timur. Kali ini program air bersih tersebut hadir di Pondok Pesantren Sabilul Mustarsyiddin 2 yang berlokasi di Dusun Tlogo Bedah, Desa Drancang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.Program ini memberikan manfaat bagi sekitar 420 jiwa yang terdiri dari santri, pengurus pondok, dan masyarakat sekitar.
Sebelum adanya sumur bor, pondok pesantren hanya mengandalkan sumur tua yang kerap mengalami kekeringan. Saat kondisi air menipis, pihak pondok harus membeli air milik warga per kubik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.Kini, dengan hadirnya sumur bor dari BMH, kebutuhan air bersih untuk mandi, mencuci, memasak, hingga kebutuhan ibadah para santri dapat terpenuhi dengan lebih mudah dan stabil.
Baca Juga : BMH Bangun Sumur Bor Ke-264 di Lamongan, Santri Kini Lebih Fokus Belajar dan Ibadah
Ustadz Bashori selaku pengasuh pondok menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BMH dan para donatur. Sumur bor ini sangat membantu kebutuhan air santri dan pondok yang selama ini sering kesulitan saat musim kemarau,” tuturnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh salah satu santri bernama Akhyar. Ia merasa senang karena kini para santri tidak lagi khawatir kekurangan air. “Sekarang air lebih mudah didapat dan kami lebih nyaman menjalani aktivitas di pondok,” ungkapnya.
Imam Muslim selaku Kepala Divisi Pendayagunaan BMH Jawa Timur menjelaskan bahwa program sumur bor merupakan salah satu ikhtiar menghadirkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lembaga pendidikan Islam. “Alhamdulillah, sumur bor ke-266 ini menjadi wujud nyata kepedulian para donatur dalam menghadirkan akses air bersih,” ujarnya.
Baca Juga : Sumur Bor Ke-263 BMH di Kediri Tingkatkan Kesehatan, Kenyamanan Belajar, dan Kebahagiaan Santri
“Dampak program ini tidak hanya membantu kebutuhan harian, tetapi juga meningkatkan kenyamanan belajar santri, mendukung kesehatan lingkungan, dan memperlancar aktivitas ibadah di pondok pesantren,” jelasnya.
BMH berharap program sumur bor ini dapat terus menjangkau lebih banyak daerah yang membutuhkan akses air bersih, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.












