Milenianews.com, Kediri– Air bersih bukan sekadar fasilitas. Di lingkungan pesantren, ia berpengaruh langsung pada kesehatan, kenyamanan, dan bahkan ketenangan psikologis santri dalam belajar dan beribadah.
Kesadaran itu yang mendorong BMH merealisasikan sumur bor ke-263 di Pondok Pesantren Bani Ridwan, Dusun Winongsari Kulon, Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.
Peresmian dilakukan pada 17 April 2026 dan disambut penuh syukur oleh para santri dan pengasuh.
Sebanyak 200 santri kini merasakan perubahan nyata. Air bersih yang lebih mudah diakses membantu menjaga kebersihan diri, mencegah gangguan kesehatan, dan mendukung aktivitas harian dengan lebih baik.
Dampaknya tidak berhenti pada aspek fisik. Ketersediaan air yang layak juga memberi ketenangan psikologis.
Santri tidak lagi khawatir soal kebutuhan dasar, sehingga bisa lebih fokus dalam belajar dan menghafal Al-Qur’an.

Amal Jariyah
Pengasuh pesantren, Ustadz Moch Ihyak Ulumudin, mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga menjadi amal jariyah dan memberi manfaat besar bagi para santri,” ujarnya.
Baca Juga : Sumur Bor Ke-261 BMH Hadir di Malang, Santri kini lebih Tenang Akses Air Bersih
BMH menilai penyediaan air bersih sebagai bagian penting dari pembangunan kualitas hidup. Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur, Imam Muslim, menegaskan komitmen tersebut.
“Sumur bor ini adalah titik ke-263 di Jawa Timur. Kami berharap manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” jelasnya.

Multi Manfaat
Dengan akses air yang lebih layak, aktivitas ibadah seperti wudhu menjadi lebih nyaman. Kegiatan belajar pun berjalan lebih optimal karena lingkungan yang bersih dan sehat.
Program ini menunjukkan bahwa intervensi pada kebutuhan dasar dapat memberi dampak luas. Dari kesehatan hingga ketenangan belajar, semua saling terhubung.
Pada akhirnya, sumur bor bukan hanya menghadirkan air. Ia menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik—yang memungkinkan santri tumbuh sebagai generasi yang sehat, fokus, dan siap berkontribusi bagi masa depan.













