SD Bina Insani Tanamkan Kepedulian Lingkungan Melalui Edukasi Sampah Botol Plastik

Ketua Parents Association Bosowa Bina Insani (PABBI) SD Bina Insani, Yasmin Sanad menyerahkan bantuan tempat sampah botol plastik  kepada Chief Academic Officer (CAO) Sekolah Bosowa Bina Insani, Haposan Andi Citra M.Pd, dalam rangka mendukung program Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) sebagai sekolah zero waste (sekolah tanpa sampah), Kamis (7/5/2026). (Foto: Dok SD Bina Insani)

Milenianews.com, Bogor– Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, SD Bina Insani, Bogor,  menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan melalui program penerapan tempat sampah plastik daur ulang di lingkungan sekolah. Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama antara pihak sekolah dengan Komite Sekolah  atau Parents Association Bosowa Bina Insani (PABBI) sebagai bentuk sinergi positif antara sekolah dan orang tua murid dalam membangun budaya peduli lingkungan sejak dini.

Mengusung tagline “Bersih Sekolahku, Sehat Bumiku”, program ini bertujuan untuk mengedukasi seluruh siswa agar terbiasa memilah sampah, khususnya sampah botol plastik, sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah. Tempat sampah khusus daur ulang plastik ditempatkan di beberapa titik strategis area sekolah agar mudah diakses dan digunakan oleh para siswa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pendidikan karakter yang tidak hanya berfokus pada akademik, namun juga pembentukan kebiasaan baik dan kesadaran sosial lingkungan bagi seluruh peserta didik.

Guru SD Bina Insani, Edi Mawardi, menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut. Menurutnya, pendidikan lingkungan harus dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten di sekolah.

“Melalui program ini, kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kebiasaan sederhana seperti membuang dan memilah sampah dengan benar akan membentuk karakter disiplin dan kepedulian sosial sejak usia dini,” ujar  Edi Mawardi.

Ia menambahkan, sejak bergabung di Bosowa Bina Insani, ia  berkomitnen akan berkontribusi maksimal untuk kebaikan lingkungan sekolah. “Awalnya saya kenalkan ke anak anak media pengolahan sampah organik  dari membuat lubang biopori, keranjang takakura dan komposter 2 in2 serta An Aerob pada  tahun pertama saya bergabung. Alhamdulillah atas dukungan Tim Akademik  (R & D) Bosowa School  dan kepala sekolah SD Bina Insani,  program berjalan, dan kita sudah membeli mesin  pencacah organik. Lalu saya samapaikan ke PABBI melalui ketuanya,  Ibu Yasmin,  ide dan gagasan ini. Dari hasil diskusi waktu itu,  Pak Eko mewakili CAO sepakat kerja sama membuat lingkungan Bosowa Bina Insani zero waste, dan hijau. Kami buat vertical garden dan saat ini meluncurkan kegoatan  mengolah sampah plastik untuk didaur ulang dengan harapan ke depannya kita cacah menjadi biji plastic. Terima kasih PABBI dan jajaran R & D Bosowa School yang telah mendukung  kegiatan ini. Pilah Sampah,  Bumi Bahagia, “ papar Edi Mawardi.

Baca Juga : Siswa SD Bina Insani Laksanakan Outdoor Study ke Bandung

Sementara itu, Ketua PABBI SD Bosowa Bina Insani, Yasmin Sanad, mengatakan bahwa kolaborasi antara orang tua dan sekolah menjadi kunci dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran lingkungan yang baik.

“Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum yang sangat baik untuk menghadirkan program-program positif bagi anak-anak. Kami berharap gerakan sederhana ini dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menjadi contoh bahwa pendidikan karakter dapat dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita,” ungkap Yasmin Sanad.

Dengan adanya program tempat sampah plastik daur ulang ini, SD Bosowa Bina Insani berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan, sekaligus menginspirasi para siswa untuk menerapkan kebiasaan baik tersebut di rumah maupun di lingkungan masyarakat. “Bersih Sekolahku, Sehat Bumiku,” tegas Yasmin Sanad.

 

Penyerahan Tempat Sampah Botol Plastik

Program penerapan tempat sampah plastik daur ulang di lingkungan sekolah  itu ditandai dengan penyerahan sumbangan tempat sampah botol plastik dari PABBI kepada pihak sekolah, Kamis (7/5/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PABBI SD Bina Insani Yasmin Sanad kepada Chief Academic Officer (CAO) Sekolah Bosowa Bina Insani, Haposan Andi Citra M.Pd.

Haposan Andi menyampaikan apresiasinya kepada pihak PABBI atas partisipasinya dalam kegiatan penerapan tempat sampah plastik daur ulang di lingkungan sekolah.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada pengurus PABBI, kepala sekolah, dan dewan guru SD Bina Insani. Terima kasih secara khusus kepada Bapak Edi Mawardi, guru SD Bina Insani, yang telah mengagas acara ini,” kata Haposan Andi.

Menurutnya, sumbangan PABBI tersebut turut mendukung program Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) sebagai sekolah zero waste (sekolah tanpa sampah).

“Kita ingin menjadikan SBBI sebagai sekolah bebas sampah. Saya mengajak seluruh warga SBBI  untuk mendukung program zero waste. Ini program luar biasa untuk menjadikan sekolah kita sebagai sekolah yang bersih, aman dan nyaman,’ ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *