Halal Bihalal Bosowa Education, Prof. Didin Hafidhuddin: Sekolah Bosowa  Bina Insani  adalah  Sekolah Terbaik

Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin MS memberikan tausiyah pada acara Halal Bihalal yan diadakan oleh Bosowa Education di Masjid Al-Ikhlas Bosowa Bina Insani, Bogor, Jumat (27/3/2026).  (Foto: Dok Bosowa Education)

Milenianews.com, Bogor— Bosowa Education menggelar Halal Bihalal untuk guru dan karyawan,  Jumat (27/3/2026).  Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid di Masjid Al-ikhlas Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor, dan diikuti secara online melalui Zoom Meeting oleh Sekolah Bosowa Al-Azhar Cilegon (SBAC), serta Sekolah Alam Bosowa (SAB)  dan  Bosowa School Makassar (BSM) – keduanya di Makassar.

Hadir dalam acara tersebut, Director in Charge (DIC) Bosowa Education  Asrul Hidayat; Sekretaris Yayasan Bosowa Bina Insani (YBBI) Dedeh Soeria Atmadja; para Chief Academic Officer (CAO) dan Executive Principal (EP)  di lingkungan Bosowa Education; Tim Akademik Bosowa Education; para guru dan karyawan; serta para guru  purna bakti dan alumni  Sekolah Bosowa Bina Insani.

Dalam acara Halal Bihalal yang menugung tema   “Bersyukur, Bersailaturahmi dan Beramal Saleh untuk Meraih Ridho Ilahi” itu,   Bosowa Education mengundang Guru Besar IPB University dan Direktur Pasca Sarjana Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor, Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin MS untuk memberikan tausiyah.

Ia mengawali tausiyahnya dengan mengupas makna doa ucapan Selamat Idul Fitri. “Doa yang sering diucapkan saat Idul Fitri adalah Minal ‘Adin Wal Faizin. Minal ‘Aidin  artinya, semoga kita kembali ke  fitrah. Wal Faizin  artinya menjadi orang yang sukses. Jadi, Minal ‘Aidin Wal Faizin artinya adalah ‘Semoga kita kembali ke fitrah dan menjadi orang yang sukses,” ujar Kyai Didin.

Prof. Didin, yang anak-anaknya juga merupakan alumni Sekolah Bosowa Bina Insani dan kini menapaki karir di dalam maupun luar negeri,  mengaku senang melihat kemajuan Sekolah Bosowa Bina Insani.  “Saya gembira melihat kemajuan Sekolah Bosowa Bina Insani.  Tidak hanya aspek kognitif yang diperkuat, tapi juga aspek kepemimpinan,” ujar mantan Ketua Baznas itu.

Baca Juga : SMP dan SMA Bina Insani-Bogor  Serahkan Baksos kepada Warga di Lingkungan Sekolah

Ia menegaskan  bahwa sekolah Islam terbaik adalah  sekolah yang juga membangun karakter kepemimpinan daan  mendidik siswa menjadi warga negara yang baik. “Sekolah Bosowa Bina Insani adalah sekolah terbaik di Bogor dan insya Allah juga di Indonesia,” tegas Kyai Didin.

Kyai Didin   mengutip Al-Qur’an Surat Al-Mujadalah (Surat ke-58), ayat 11, yang menegaskan tentang  dalil keutamaan ilmu dan adab dalam majelis. Ayat ini memerintahkan umat Islam berlapang-lapang dalam pertemuan, di mana Allah berjanji akan melapangkan rezeki/urusan mereka, serta meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat.

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Mujadalah: 11)

“Menurut Surat Al-Mujadalah ayat 11, ada tiga tujuan pendidikan, yakni membangun keimanan, membangun kecerdasan, dan membangun karakter atau adab,” kata Kyai Didin.

Pertama, membangun keimanan. “Membangun keimanan sangat penting. Pendidikan harus diarahkan untuk menghasilkan orang-orang yang tidak hanya cerdas dan pintar, tapi juga punya integritas (jujur).  Tugas orang tua dan guru adalah mendidik anak-anak agar kuat secara spiritual, antara lain jujur. Jujur  perkataan maupun perbuatan,” tegas Kyai Didin.

Baca Juga : KB-TK dan SD Bina Insani Serahkan Baksos kepada Warga Sekitar Sekolah di Kelurahan Sukadamai-Bogor  

Kedua, membangun kecerdasan intelektual, emosional maupun lingkungan.  “Semua ilmu dari Allah. Ilmu itu ada 2 macam, yakni fardhu ‘ain dan fardhu kifayah. Ilmu farhu ‘ain adalah ilmu yang menguatkan keimanan. Ilmu  fardhu  khifayah berkaitan dengan pembangunan masyarakat,  ekonomi, politik, menjadi pemimpin yang baik. Farhu kifayah itu disesuaikan  dengan bidang masing-masing,” ujarnya.

Ketiga, membangun adab. “Tidak kalah pentingnya adalah membangun kekuatan adab atau kekuatan akhlak. Baik adab kepada orang tua, guru maupun lingkungan,” tegas Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin.

Chief Academic Officer (CAO)  Sekolah Bosowa Bina Insani, Haposan Andi Citra M.Pd memberikan kata sambutan.

Hadiah Umroh dan Bakti Sosial

Sebelumnya, dalam kata sambutan pembukaan,  CAO Sekolah Bosowa Bina Insani, Haposan Andi Citra M.Pd  mengatakan, “Selamat Idul Fitri 1447 H. Taqaballahu minna wa minkum. Semoga Allah menerima ibadah kita.  Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan seikhlas-ikhlasnya kepada semua guru dan karyawan Sekolah Bosowa Bina Insani. Mari kita bersyukur kepada Allah dengan meningkatkan ketakwaan  kepada Allah,” kata Haposan Andi.

Ia juga menyampaikan,dalam rangka HUT ke-53 Bosowa Korporindo, tahun ini Sekolah Bosowa Bina Insani memberikan hadiah umroh untuk dua orang guru/karyawan. “Semoga pada tahun-tahun mendatang, jumlah guru/karyawan yang kita berangkatkan umroh lebih banyak lagi,” ujarnya.

Selain itu, pada momentum Ramadhan 1447 H yang baru saja berlalu, Sekolah Bosowa Bina Insani berhasil mengumpulkan  bakti sosial sebanyak 1.100 paket yang disalurkan kepada warga di lingkungan sekitar sekolah. “Semua itu didasari oleh keyakinana bahwa kebaikan yang terus-menerus kita lakukan akan berdampak kepada kita,” kata Haposan Andi.

Director in Charge (DIC) Bosowa Education,   Asrul Hidayat memberikan kata sambutan.

Sementara itu, DIC Bosowa Education,  Asrul Hidayat ST, MT secara khusus mengucapkan terima kasih kepada para guru yang sudah purna bakti. “Ikatan kerja mungkin putus, tapi silaturahmi jalan terus,” kata Asrul.

Tak lupa ia mengucapkan Selamat Idul Fitri kepada seluruh guru dan karyawan yang bernaung di bawah bendera Bosowa Education.

“Selamat Idul Fitri. Mohon maaf lahir batin. Semoga kita  dipertemukan dengan  Ramadhan tahun-tahun berikutnya  dan bisa terus meningkatkan amal saleh kita,” ujarnya.

Ia pun  menyampaikan harapannya kepada seluruh guru dan karyawan Bosowa Education. “Bosowa Education merupakan sistem  yang besar. Mari kita saling mendoakan dan bekerja sama. Apapun tugas dan  tanggung jawab kita, mari kita  kerjakan dengan sungguh-sungguh dan sebaik mungkin,” kata Asrul Hidayat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *