Al-Iman Islamic School Terus Benahi dan Evaluasi Kinerja Guru

Ketua Umum Yayasan Perguruan Al-Iman, H. E. Afrizal Rusdi. (Foto: Istimewa)

Milenianews.com, Bogor– Menyongsong Hardiknas 2 Mei 2026, bagi Sekolah Al-Iman, Bojonggede, Bogor,  masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kurikulum atau kebijakan,  tetapi oleh kehadiran guru yang utuh secara ilmu, hati, dan tanggung jawab.

“Bagi Al-Iman, guru bukan sekedar pelaksana kebijakan atau penyampai materi pelajaran. Guru adalah penjaga masa depan, sosok yang memikul amanah besar dari Allah SWT, untuk membimbing dan menyelamatkan kehidupan setiap murid, tetapi juga masa depan keluarga dan masyarakatnya,” kata Ketua Umum Yayasan Perguruan Al-Iman, H. E. Afrizal Rusdi, Selaasa (28/4/2026).

Baca Juga : Sekolah Al-Iman Gelar Halal Bihalal, Dr. Zulfikri Anas: Profesi Guru  tidak pernah Pensiun dari Keberkahan

Ia menambahkan, Al-Iman Islamic School secara terus-menerus melakukan pembenahan dan evaluasi terhadap kinerja guru dan pimpinan sekolah. “Evaluasi ini merupakan proses sistematis untuk menilai efektivitas dari keseluruhan program pendidikan.  Evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tujuan pendidikan dan program sekolah telah tercapai dan bagaimana proses pembelajaran dapat ditingkatkan,” ujarnya.

Kegiatan evaluasi dan asesmen kinerja guru ini dilakukan bekerjasama dengan Catalyst for School Improvement (CSI) yang dipimpin Dr. Rahmat Syehani, MPd.

“Program asesmen ini diikuti oleh seluruh guru TK, SD, SMP Al-Iman dan juga semua guru diminta untuk menulis mengabadikan buah pikirannya dalam bentuk tulisan,” kata Afrizal Rusdi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *