Etana Raih Izin Edar dari BPOM Untuk Produk Onkologi Kanker Payudara 

Produk Onkologi Kanker Payudara

Milenianews.com, Jakarta – PT Etana Biotechnologies Indonesia kembali mencatatkan langkah penting di industri kesehatan nasional. Perusahaan biofarmasi ini resmi mengantongi Nomor Izin Edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk produk onkologi inovatif Neratinib Maleate Tablets dengan nama dagang Hernera®. Izin ini diberikan melalui mekanisme pendaftaran obat baru dan telah memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

Baca juga: BPOM Temukan 15 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia

Persetujuan tersebut mencakup penggunaan Hernera® sebagai terapi untuk kanker payudara HER2-positif, setelah melalui proses evaluasi menyeluruh dari sisi mutu, keamanan, dan khasiat. Kehadiran Hernera® diharapkan bisa menambah pilihan pengobatan di bidang onkologi, sekaligus memperluas akses terapi bagi pasien di Indonesia dengan tetap mengacu pada indikasi medis yang ditetapkan.

Director Anti-Infectious Business Unit Etana, Indra Lamora, menyebut capaian ini sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi biofarmasi yang berkelanjutan. “Pencapaian ini mencerminkan komitmen Etana dalam mengembangkan inovasi biofarmasi yang berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi dan kontribusi nyata bagi sistem kesehatan nasional,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta (25/12).

Fokus pengembangan tak hanya di onkologi

Etana

Indra menambahkan, Etana tidak akan berhenti sampai di sini. Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat pengembangan inovasi, baik di bidang vaksin maupun terapi penyakit lainnya, sebagai bagian dari kontribusi jangka panjang bagi sistem kesehatan nasional.

Menjelang akhir tahun, Etana juga menerima Penghargaan Karya Anak Bangsa dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan atas peran Etana sebagai industri vaksin dalam negeri yang telah berhasil mengembangkan dan memproduksi vaksin mRNA serta vaksin PCV-13 di Indonesia.

Tak hanya itu, Etana juga mendapat apresiasi atas pengembangan kandidat vaksin tuberkulosis (TB) yang saat ini tengah berada pada tahap uji klinis fase 1. Seluruh proses pengembangan tersebut dijalankan dengan tetap mengacu pada persetujuan dan pengawasan dari otoritas terkait.

Baca juga: BPOM Resmi Tarik Peredaran Roti Merk Okko Dari Pasaran

Rangkaian capaian ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong kemandirian industri farmasi nasional. Keberhasilan Etana juga menegaskan bahwa kolaborasi antara industri, regulator, dan pemangku kepentingan kesehatan memegang peran penting dalam menghadirkan produk biofarmasi yang aman, bermutu, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Sebagai penutup, Etana menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan seluruh proses pengembangan, produksi, hingga distribusi produk sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sekaligus menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *