Milenianews.com, Jakarta – Menjadi fans Arsenal rupanya memang tidak pernah tenang. Bahkan ketika tim menang dan duduk di puncak klasemen, rasa tenang tetap terasa seperti barang langka. Sebab sejarah sudah terlalu sering mengajarkan satu hal menyakitkan: harapan besar biasanya datang sepaket dengan potensi patah hati berjamaah.
Namun Selasa (19/5) dini hari, Emirates Stadium setidaknya memberi sedikit ruang bernapas. Arsenal sukses menundukkan Burnley 1-0 pada pekan ke-37 Liga Inggris 2025/2026 lewat gol Kai Havertz. Kemenangan yang secara angka terlihat biasa saja, tapi secara mental terasa seperti secangkir kopi bagi orang yang sudah tiga malam lembur mengejar deadline hidup.
Karena sekarang, The Gunners unggul lima poin dari Manchester City di puncak klasemen.
Baca juga:Â Arsenal Kembali ke Final Liga Champions Setelah 20 Tahun
Arsenal Menang, Tapi Tetap Belum Bisa Santai
Secara teori, kemenangan atas Burnley membuat Arsenal semakin dekat dengan gelar juara Liga Inggris yang sudah terlalu lama mereka tunggu. Namun masalahnya, di belakang mereka ada Manchester City tim yang dalam beberapa tahun terakhir memperlakukan perburuan gelar seperti rutinitas tahunan. Dan itu sebabnya fans Arsenal masih belum berani terlalu percaya diri.
Sebab City masih punya dua pertandingan tersisa. Artinya, mesin milik Pep Guardiola itu masih bisa membalikkan situasi kapan saja. Di Premier League, keunggulan lima poin kadang terasa besar. Tapi kalau lawannya Manchester City, selisih itu sering terasa setipis kuota internet akhir bulan.
Jalannya Pertandingan
Sejak awal pertandingan, Arsenal tampil dominan. Mereka menguasai bola, mengurung Burnley, dan menyerang dari berbagai sisi lapangan.
Burnley sendiri sebenarnya sudah resmi terdegradasi. Tapi seperti banyak tim papan bawah lainnya, mereka tetap datang membawa satu misi sederhana: bikin hidup tim besar jadi ribet.
Kai Havertz hampir membuka keunggulan pada menit ke-13, tetapi tembakannya masih melebar. Tidak lama kemudian, Leandro Trossard melepaskan sepakan jarak jauh yang hanya membentur tiang.
Gol akhirnya datang pada menit ke-36. Berawal dari sepak pojok, Kai Havertz sukses menyundul bola masuk ke gawang Burnley. Emirates Stadium langsung meledak. Bukan cuma karena Arsenal unggul, tapi karena para fans akhirnya bisa berhenti menggigit kuku untuk beberapa menit.
Burnley ternyata belum sepenuhnya menyerah. Awal babak kedua mereka sempat memberi ancaman serius lewat serangan balik cepat.
Anthony nyaris mengejutkan Arsenal setelah membawa bola sendirian menuju kotak penalti. David Raya sampai harus mundur panik ke garis gawang. Beruntung bagi Arsenal, tembakan Anthony masih melayang di atas mistar.
Arsenal kemudian kembali menekan. Eberechi Eze sempat membentur mistar, sementara Trossard membuang peluang emas lewat tendangan first time yang melebar tipis. Namun skor 1-0 tetap bertahan hingga peluit akhir berbunyi.
Baca juga:Â Leeds dan Burnley Promosi ke EPL, Sisa 2 Laga
Kemenangan ini membuat Arsenal mengoleksi 82 poin dan memperlebar jarak menjadi lima angka dari Manchester City. Namun pesta juara masih belum bisa digelar.
The Gunners tetap harus menang pada laga terakhir melawan Crystal Palace jika tidak ingin hidup mereka ditentukan hasil Manchester City. Sebab semua orang tahu, berharap City terpeleset kadang terasa seperti berharap alarm pagi gagal bunyi saat hari Senin.
Mereka menang. Mereka bertahan di puncak. Dan mereka membuat jutaan fans mulai diam-diam membuka kalkulator klasemen sambil berusaha tidak terlalu berharap.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.














