Milenianews.com, Bogor— Lima perwakilan Kelompok 13 “Aksara Bhakti” Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta melakukan kunjungan ke kediaman Bapak Manaf selaku pengelola Yayasan Miftahusalam, lokasi TPQ sasaran program pengajaran Al-Qur’an di Dusun 2, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Selasa, 7 Juli 2026, pukul 18.30–19.30 WIB. Kunjungan ini diantarkan langsung oleh Kepala Dusun 2, Muhidin Koko.
Lima perwakilan yang hadir merupakan mahasiswi yang ditugaskan untuk Dusun 2. Mereka adalah Jafa Rizqia Elfaizzah selaku koordinator kelompok dusun yang dipilih berdasarkan latar belakang dalam pembelajaran tahsin Metode Baghdadi, bersama anggota lainnya yakni Hanifa Inayatullah, Gita Nabila Hasanah, Hulwatul Nisa, dan Diwani Ananda Nuchi.
Sambutan Hangat Keluarga Pengelola
Kunjungan diterima dengan baik oleh Bapak Manaf beserta keluarga, yang seluruhnya terlibat aktif dalam pengelolaan kegiatan mengaji di Yayasan Miftahusalam.
“Dalam pertemuan ini, kami menyampaikan program kerja pengajaran Metode Baghdadi yang akan dijalankan di tiga dusun secara bersamaan, sekaligus menggali informasi terkait kondisi TPQ, mulai dari profil murid, tenaga pengajar yang selama ini aktif, hingga jadwal operasional kegiatan mengaji,” kata Jafa Rizqia Elfaizzah.
Jadwal Mengaji dan Kesepakatan Waktu Ajar
Dari informasi yang dibagikan keluarga Bapak Manaf, kegiatan mengaji anak-anak di Yayasan Miftahusalam berlangsung setiap hari kecuali Ahad, terbagi dalam dua sesi: setelah Ashar untuk santri usia SD kelas 1–3, dan setelah Magrib untuk rentang usia yang lebih luas yakni kelas 3 SD hingga kelas 3 SMA.
Sementara itu, pengajian ibu-ibu berlangsung setiap pagi di berbagai lokasi di wilayah Dusun 2, setiap Selasa di kediaman Bapak Manaf, Rabu di musala samping kediaman, Kamis di sekitar kediaman, serta di beberapa lokasi lainnya.
Setelah berdiskusi, kelompok menyampaikan bahwa mereka akan mengambil slot pengajaran pada sesi ba’da Magrib. Nomor kontak pun saling dipertukarkan untuk memudahkan komunikasi ke depan. Kunjungan ditutup dengan pamitan yang hangat.













