Oleh: Pulo Lasman Simanjuntak Serpihan waktu purba Dihembuskan.dari seonggok kesepian Babak belur di sudut hati…


Kisah 2 Sahabat Mengadu Nasib di Malaysia
Judul buku : Jejak Kaki Negeri Impian Malaysia Penulis : Henkir Alam Penerbit :…


Remuk
Oleh Hadi Suroso Saat kau katakan kita cukup sampai di sini. Seketika pandanganku menjadi kosong,…


Menulis Sajak dengan Air Lumpur
Karya : Pulo Lasman Simanjuntak Menulis sajak dengan air lumpur Tubuhku harus turun perlahan Ke…


Rumah Sakit Bertingkat
Oleh: Pulo Lasman Simanjuntak Dari muka tulisan suci Tubuhnya terus membengkak Berubah menjadi bangunan Rumah…


Pria Tanpa Kelamin
Oleh: Pulo Lasman Simanjuntak Pria tanpa kelamin rajin menyapa hujan sore hari Sambil tertidur pulas…


Janin Rembulan
Oleh: Pulo Lasman Simanjuntak Janinnya lahir dari pecahan rahim rembulan pada malam mencemaskan Bahkan darahnya…


Mengayuh Huruf-huruf Dingin
Oleh : Sultan Musa Puisiku terus bermain, bersama huruf-huruf dingin seperti mengayuh sampan kutarik…


Tarian Kata-kata Dingin : Chairil Anwar
Oleh : Sultan Musa kepada titik kehidupan terus mengeja kejujuran menghampar sekelumit kesempatan berikan…


Merekam Kisah Anagata : Alam dan Manusia
Oleh : Sultan Musa cerita apa yang berteduh ketika hangat kisah teriknya menyerap gelisah…


Bukan Rayuan
Oleh: Hadi Suroso Ini bukan rayuan. Hanya saja selalu ada aksara indah yang bisa ku…


Kau di Bilik Ingatanku
Oleh Hadi Suroso Sinar mentari yang menyusup dari celah-celah dedaunan di semilir angin kali ini…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

