News  

Kajian Milenial RTA Aceh Utara Strategis dalam Penyuluhan Ilmu Agama bagi Kaula Muda  

Ketua Umum Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) Banda Aceh Rifki Ismail SAg menyampaikan testimoni terhadap  kajian milenial di warung kopi yang dilakukan Rabithah Thaliban Aceh (RTA) Aceh Utara. (Foto: Dok IPAU)

Milenianews.com, Banda Aceh–  Riset Ilmiah Ilmu Agama Islam dalam bentuk penyuluhan di warung kopi yang dilakukan oleh RTA Aceh Utara telah menyita perhatian sekaligus memikat hati para kaula muda.

Ketua Umum Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) Banda Aceh Rifki Ismail SAg menyampaikan apresiasi dan terima  kasih atas keberlangsungan kajian milenial di warung kopi yang dilakukan Rabithah Thaliban Aceh (RTA) Aceh Utara yang dinilai sangat strategis dalam memberikan penyuluhan dan pendidikan agama kepada kaum milenial.

Rifki Ismail yang juga ketua pelaksana Muktamar Ke VI Rabithah Thaliban Aceh 2023 tersebut juga menyebutkan bahwa inisiatif RTA Aceh Utara itu mengedepankan kebutuhan dan keinginan kaum milenial dengan menyediakan wadah bagi para pemuda Aceh Utara untuk mendapatkan pengetahuan agama yang lebih mendalam dan pemahaman yang relevan dengan kondisi sosial, ekonomi, dan politik yang melingkupi generasi muda dewasa ini.

“Di  era digital seperti sekarang, tren generasi muda berinteraksi di warung kopi semakin meningkat. Oleh karena itu, RTA Aceh Utara telah memberikan perhatian khusus dengan menyelenggarakan kajian milenial bulanan yang berlangsung di warung kopi,” ujar Rifki yang juga pelaksana Analis Pendidik dan Santri pada Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Aceh dalam rilis yang diterima Milenianews.com, Kamis (14/9/2023).

Rifki juga menekankan pentingnya peran warung kopi sebagai tempat berkumpulnya para pemuda Aceh Utara. “Warung kopi menjadi ruang interaksi bagi generasi muda, dan RTA Aceh Utara dengan kebijakan ini mampu memanfaatkannya sebagai sarana pendidikan agama yang efektif,” ujarnya.

Ia berharap bahwa kajian milenial ini akan terus berlanjut dan lebih merambah hingga ke pelosok desa, sehingga tidak ada lagi batasan geografis dalam mengakses ilmu agama yang bermanfaat.

Apresiasi yang diberikan oleh ketua umum Ikatan Pemuda Aceh Utara kepada RTA Aceh Utara diharapkan akan memberikan dorongan serta motivasi bagi pihak RTA untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pemahaman agama bagi generasi muda.

“Saya Melihat, hari ini RTA Aceh Utara diisi oleh SDM handal generasi muda Aceh Utara dari berbagai golongan. Sebagai organisasi santri yang merupakan pengurus cabang dari RTA Aceh tersebut dinahkodai sahabat saya Tgk Hafiz Almansuri SAg, seorang Sarjanawan Dayah yang pernah rmeaih penghargaan menteri agama RI sebagai conten creator santri dalam bentuk penyuluhan berbasis digital dengan jajaran pengurus lainnya yang tak kalah hebat seperti Tgk Murhaban SH, nominator nasional Penyuluh Agama Islam   Awards 2023 dan kerabat sahabat RTA Aceh Utara lainnya,” tutur  Rifki.

Polarisasi Politik dan Hukum Money Politic

Sebagai informasi, RTA Aceh Utara mengambil peran penyuluhan bagi masyarakat dan kaula muda tentang polarisasi politik dan hukum money politic menghadapi pemilu 2024. Dalam kajian milenial intelektual tersebut disimpulkan bahwa hukum money politic atau politik uang adalah risywah/sogok. Sebab, ada upaya untuk mempengaruhi pilihan seseorang. Risywah dilarang (haram) karena mencederai nilai luhur agama dan nilai-nilai kemanusiaan.

Kepada semua masyarakat juga disampaikan bahwa politik uang adalah perbuatan yang dilarang oleh ajaran agama. Sogok melanggar etika agama dan kemanusiaan.  Oleh karena itu, RTA Aceh Utara mengingatkan masyarakat  harus agar sadar dan bisa menahan diri untuk tidak melakukan politik uang. Karena disamping melanggar norma agama, juga akan menodai citra demokrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *