News  

BMH Resmikan Sumur Bor Ke-276 di Jawa Timur, 450 Santri Ponpes Darussalam kini Mudah Akses Air Bersih

BMH Jawa Timur meresmikan sumur bor di Pondok Pesantren Darussalam, Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Selasa (7/7/2026). (Foto: Dok BMH)

Milenianews.com, Trenggalek– BMH Jawa Timur kembali menghadirkan kebahagiaan melalui program wakaf air bersih dengan meresmikan sumur bor di Pondok Pesantren Darussalam, Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Selasa (7/7/2026).

Peresmian fasilitas baru ini menjadi solusi konkret atas permasalahan kebutuhan air bersih yang selama ini dihadapi oleh lingkungan pesantren. Hadirnya sumur bor tersebut kini langsung dirasakan manfaatnya oleh 450 santri serta pengurus pondok pesantren.

Baca Juga : BMH Resmikan Sumur Bor Ke-275 di Jawa Timur, Santri Ponpes Darul Quran An Nur Kini Lebih Mudah Akses Air Bersih

Sebelum adanya sumur bor ini, ketersediaan air bersih di pesantren dinilai kurang mencakup seluruh kebutuhan harian santri. Keterbatasan debit air sering kali membuat aktivitas harian para santri menjadi terhambat.

Kini, fasilitas sumur bor yang baru diresmikan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air secara optimal. Terutama untuk keperluan mandi, mencuci, berwudhu, memasak, serta mendukung kelancaran aktivitas belajar dan ibadah sehari-hari.

Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, KH. Zahro Wardi (Gus Zahro), menyampaikan rasa syukur mendalam atas bantuan nyata dari para donatur melalui BMH.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada BMH dan seluruh donatur yang telah mewujudkan sumur bor ini. Sekarang kebutuhan air bagi seluruh santri dapat terpenuhi dengan jauh lebih baik. Semoga ini menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi para donatur,” tutur Gus Zahro.

Kebahagiaan serupa turut diungkapkan oleh salah seorang santri bernama Arif. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya sumber air baru di lingkungan pondoknya.

“Terima kasih BMH dan para donatur. Sekarang kami tidak perlu kesulitan lagi untuk mendapatkan air bersih. Mau mandi, berwudhu, dan bersiap sekolah jadi jauh lebih mudah dan cepat,” ujar Arif dengan gembira.

Baca Juga : Muharram Penuh Bahagia, BMH Ajak Anak Yatim Belanja Sepatu Baru Bersama YBM PLN dan Ramayana Malang

Sementara itu, Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Jawa Timur, Imam Muslim menerangkan bahwa penyediaan sarana air bersih ini merupakan langkah nyata BMH dalam menyajikan solusi jangka panjang bagi institusi pendidikan Islam di pelosok daerah.

“Program wakaf ini menjadi bukti nyata kepedulian para donatur yang bergerak serentak demi kemaslahatan umat. Melalui sumur bor baru ini, kami ingin memastikan para santri mendapatkan fasilitas sanitasi yang layak. Hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan lingkungan pondok, sekaligus menciptakan kenyamanan maksimal bagi mereka dalam menuntut ilmu dan beribadah. Semoga ikhtiar bersama ini melahirkan keberkahan yang terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Program sumur bor ini merupakan komitmen berkelanjutan dari BMH Jawa Timur untuk mengatasi keterbatasan akses air bersih di berbagai pesantren dan wilayah pelosok, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan, sanitasi, dan kenyamanan ibadah umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *