Milenianews.com – Derby London Utara selalu menjanjikan suasana panas. Pada pekan ke-27 Premiere League, Minggu (22/3) malam, Tottenham Hotspur mengundang rival abadinya ke kandang sendiri dan pulang dengan pelajaran mahal: jangan beri Arsenal ruang, apalagi momentum.
Bermain di Tottenham Hotspur Stadium, Spurs sempat berharap era baru di bawah Igor Tudor dimulai dengan manis. Sayangnya, yang manis justru milik tim tamu. Arsenal menang telak 4-1, dan skor itu bahkan terasa lebih sopan dibanding jalannya pertandingan.
Baca Juga: Arsenal Menghancurkan Bayern Munich 3-1: Gunners Tancap Gas di Liga Champions
Babak demi Babak: Arsenal Menggempur, Spurs Kehilangan Arah di Kandang Sendiri
Sejak menit awal, The Gunners tak datang untuk basa-basi. Sundulan Leandro Trossard memberi sinyal bahwa malam itu bukan malam santai. Viktor Gyokeres ikut menusuk pertahanan, sementara William Saliba hampir membuka keran lewat duel udara. Tottenham lebih banyak bertahan, seperti tamu yang lupa bahwa ini rumah sendiri.
Kebuntuan pecah pada menit ke-32. Eberechi Eze memanfaatkan bola liar hasil sentuhan Bukayo Saka dan mengirimkannya ke gawang Spurs. Gol itu bukan hanya angka di papan skor, tapi juga pernyataan: Arsenal datang untuk memimpin cerita.
Tottenham sempat menyamakan skor dua menit berselang lewat aksi individu Randal Kolo Muani. Stadion bergemuruh, seolah memberi harapan bahwa derbi akan kembali seimbang.
Memasuki babak kedua, Arsenal kembali mengambil kendali. Gyokeres mencetak gol dari tepi kotak penalti usai menerima umpan Jurrien Timber. Momentum sepenuhnya berbalik. Gol kedua Eze pada menit ke-61, memanfaatkan bola rebound, membuat Spurs semakin tenggelam dalam tekanan.
Gol keempat Arsenal lahir di masa injury time. Gyokeres menutup laga dengan penyelesaian akurat ke tiang jauh. Skor 4-1 bukan sekadar kemenangan itu penegasan dominasi.
Baca Juga: Arsenal Rebut Eberechi Eze dari Tottenham, Suporter Merasa Jadi Pemenang Bursa Transfer
Hasil ini menjaga Arsenal di puncak klasemen dengan 61 poin, unggul lima angka atas Manchester City meski telah memainkan satu laga lebih banyak. Sementara itu, Tottenham masih terjebak di peringkat ke-16 dengan 29 poin posisi yang lebih dekat ke zona cemas ketimbang zona nyaman.`
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













