FIFA Akan Gunakan AI Untuk Deteksi Offside di Piala Dunia 2022

Milenianews.com – Fédération Internationale de Football Association (FIFA), kabarnya akan menggunakan kamera berteknologi Artificial Intelligence (AI) pada ajang Piala Dunia 2022. Teknologi AI ini bertujuan untuk melacak tubuh pemain untuk mendeteksi offside yang terjadi pada pertandingan.

Melansir dari The Verge (13/7), sistem terbaru ini akan memberikan wasit lebih banyak data untuk membuat keputusan. Terutama, teknologi AI ini bisa membuat keputusan apakah offside atau tidak selama pertandingan sepak bola berlangsung. Dengan menggunakan perangkat lunak AI yang menggabungkan data tersebut untuk menghasilkan peringatan otomatis ketika pemain melakukan pelanggaran offside.

ADOP

Lebih lanjut, peringatan dari teknologi AI ini kemudian akan terkitim ke tim ofisial yang terdapat di ruang kontrol terdekat. Kemudian, tim tersebut akan menvalidasi keputusan dan menginformasikan kepada wasit yang ada di lapangan.

Baca Juga : Piala AFF 2022 Akan Terapkan VAR, Kurangi Keputusan Kontroversi Wasit

Teknologi dengan sistem semi otomatis ini terdiri dari sensor di dalam bola, yang akan menunjukkan posisi bola tersebut di lapangan hingga 500 kali per detik. Sistem ini juga akan menggunakan 12 kamera pelacak yang terpasang di bawah atap stadion. Kamera pelacak ini juga lengkap dengan teknologi AI, machine learning, yang dapat melacak pergerakan 29 titik di tubuh pemain.

Sementara itu, FIFA mengklaim, proses ini terjadi dapat terjadi dalam hitungan detik untuk memberikan keputusan offside lebih cepat dan akurat. Data dari kamera dan sensor di dalam bola juga akan membentuk sebuah animasi dalam siaran ulang di stadion ataupun siaran televisi.

“Untuk memberi tahu semua penonton dengan cara yang paling jelas (alasan keputusan itu dibuat),” jelas FIFA.

Penggunaan teknologi AI dalam penentuan keputusan offside ini merupakan teknologi kesekian yang digunakan dalam sepak bola. Sebelumnya, di Piala Dunia 2018, FIFA telah menerapkan teknologi video assistant referee (VAR) yang memungkinkan wasit untuk meninjau keputusan melalui monitor yang terdapat di pinggir lapangan.

Baca Juga : Liga 3 Indonesia Sudah Terapkan VAR, Tapi Low Budget

Meskipun AI Bisa Deteksi Offside, Manusia Tetap Bertanggung Jawab Atas Keputusan Akhir 

Pierluigi Collina, chairman FIFA Referees Committe, mengatakan sistem baru ini memungkinkan ofisial pertandingan dapat memberikan keputusan yang lebih cepat dan akurat. Meski demikian, Collina menegaskan, manusia masih bertanggung jawab penuh atas keputusan akhir dalam permainan tersebut.

“Saya tahu pasti ada seseorang yang menyebutnya ‘robot offside‘, ini bukan. Wasit dan asisten wasit tetap bertanggung jawab atas keputusan di lapangan,” ujar Collina.

Baca Juga : Wasit Robot Siap Kawal Laga Piala Dunia Antar Klub

Sementara, Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut, teknologi ini telah mereka kembangkan dalam tiga tahun penelitian. Selain itu, teknologi AI ini telah melewati pengujian khusus dengan tim dan pemain terbaik. Infantino mengungkap, FIFA telah menantikan manfaat yang akan teknologi AI untuk deteksi offside otomatis ini berikan dalam Piala Dunia 2022 nantinya.

Untuk sobat milenia ketahui, Piala Dunia 2022 ini akan berlangsung di negara Qatar dan menjadi Piala Dunia pertama di negara Arab. Untuk menghindari temperature udara yang terlalu panas, ajang ini akan berlangsung pada November hingga Desember 2022, bukan pada musim panas seperti biasanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here