Milenianews.com, Pamulang – Menjaga kesehatan mental tidak selalu harus dimulai dari ruang konseling. Terkadang, selembar kertas, alunan musik, dan ruang yang aman untuk bercerita mampu menjadi langkah awal seseorang mengenali sekaligus melepaskan beban emosinya. Semangat itulah yang dihadirkan dalam “Sounds of Serenity”, sebuah acara yang memadukan edukasi kesehatan mental, terapi seni, dan hiburan musik bagi generasi muda.
Kegiatan yang berlangsung di Bagi Kopi, Pamulang, pada Sabtu (4/7) ini menghadirkan konsep berbeda. Panitia menggabungkan seminar kesehatan mental, lokakarya terapi seni kreatif, hingga pesta karaoke atau noraebang sebagai media katarsis bagi mahasiswa yang kerap menghadapi tekanan akademik, kecemasan (anxiety), maupun burnout.
Acara ini merupakan inisiatif mahasiswa Semester 6 Program Studi Ilmu Komunikasi, Peminatan Public Relations, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus BSD. Selain menjadi kampanye kesehatan mental, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari Tugas Akhir integrasi mata kuliah Event Management, Kampanye PR, dan Produksi Media PR.
Soroti Tantangan Kesehatan Mental Mahasiswa
Sesi pembuka menghadirkan dr. Ratu Ayu Fitri Hendrawanti dari UPTD Puskesmas Pamulang. Ia mengajak peserta memahami berbagai tantangan kesehatan mental yang sering dialami mahasiswa.
Menurutnya, masa kuliah merupakan fase transisi yang rentan memunculkan gangguan tidur, krisis identitas, burnout, hingga kecemasan terhadap masa depan.
Dr. Ratu Ayu juga mengingatkan pentingnya kemampuan mengelola stres, menjaga pola pikir positif, serta membangun dukungan sosial di lingkungan sekitar. Selain itu, ia mengajak mahasiswa memanfaatkan layanan kesehatan primer apabila mulai merasakan gejala gangguan psikologis.
“Isu ini penting dibahas, perlu perhatian bersama karena gejala depresi dan kecemasan pada usia remaja cukup besar. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2018 itu sebesar 6,2%,” ujar dr. Ratu Ayu.
Baca juga: Teman Hebat Records Rilis 15 Lagu Penyanyi Berkebutuhan Khusus, Wujudkan Musik yang Inklusif
Psikolog Bagikan Cara Mengelola Stres
Selanjutnya, psikoterapis sekaligus konselor kesehatan mental, Ina Luthfie, S.Psi., M.A., membahas pentingnya coping skills atau kemampuan mengelola tekanan secara sehat.
Ia memperkenalkan tiga langkah sederhana yang dapat diterapkan ketika menghadapi stres maupun overthinking.
Langkah pertama adalah Pause, yaitu berhenti sejenak untuk menyadari emosi yang sedang dirasakan. Berikutnya, peserta diajak melakukan Identify dengan mengenali penyebab masalah serta membedakan hal yang bisa dikendalikan dan yang berada di luar kendali.
Terakhir, peserta memilih Choose, yaitu menentukan cara menghadapi situasi secara sehat, baik dengan mengelola emosi maupun mencari solusi yang tepat.
Menurut Ina, kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu seseorang menghadapi tekanan tanpa mengorbankan kesehatan mental.
Menyalurkan Emosi Lewat Seni
Berbeda dari seminar pada umumnya, Sounds of Serenity juga menghadirkan sesi terapi seni bersama ilustrator profesional RR. A. Rarasati, S.T., M.Ds.
Dalam sesi bertajuk Creative Process, peserta mengikuti metode expressive writing dan intuitive drawing. Mereka menuliskan perasaan terdalam, kemudian menuangkannya ke dalam gambar secara spontan.
Melalui proses bertema Olah Rasa, Olah Kata, dan Simbol, peserta mengekspresikan berbagai emosi, mulai dari kesedihan, kemarahan, hingga kegelisahan. Aktivitas tersebut membantu mereka mengenali sekaligus melepaskan beban emosional yang selama ini dipendam.
Musik Jadi Ruang Katarsis Bersama
Suasana kemudian berubah lebih hangat saat panitia menggelar Noraebang Party bertema Western x K-Pop. DJ Masite bersama Jule memandu peserta menyanyikan lagu-lagu populer dari One Direction hingga berbagai hit K-Pop.
Melalui sesi tersebut, peserta tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga menyalurkan emosi secara positif dalam suasana yang penuh kebersamaan.
Kombinasi edukasi medis, pendekatan psikologi, terapi seni, dan hiburan musik menjadikan Sounds of Serenity sebagai pengalaman yang berbeda. Acara ini menunjukkan bahwa kampanye kesehatan mental dapat dikemas secara kreatif tanpa mengurangi nilai edukasinya.
Di penghujung acara, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama sekaligus menyatakan komitmen untuk membangun lingkungan pertemanan yang lebih positif, suportif, dan peduli terhadap kesehatan mental. Melalui Sounds of Serenity, mahasiswa UBSI Kampus BSD berharap semakin banyak generasi muda berani mengenali emosinya, mencari bantuan saat dibutuhkan, dan menjaga kesehatan jiwa sebagai bagian penting dari kualitas hidup.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













