Hasil Mesir vs Australia 1-1 (4-2 Penalti): The Pharaohs Lolos Dramatis ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Milenianews.com, Jakarta – Tak semua tiket babak 16 besar bisa diraih dengan pesta gol. Ada yang harus dibayar dengan 120 menit ketegangan, kaki yang mulai berat, dan adu penalti yang membuat jutaan penonton menahan napas. Mesir memilih jalur paling dramatis, sementara Australia harus pulang setelah dihukum dari titik putih.

The Pharaohs memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menyingkirkan Australia melalui adu penalti dengan skor 4-2 setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu dalam laga babak 32 besar di Dallas Stadium.

Baca juga: Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Kunci Lolos ke Fase Gugur Setelah Kalahkan Australia

Mesir sebenarnya membuka jalan kemenangan lebih dulu lewat tandukan Emam Ashour pada menit ke-11. Umpan lambung Ahmed Hafez disambut sempurna oleh Ashour yang sukses menaklukkan kiper Australia, Patrick Beach.

Alih-alih menguasai pertandingan, Mesir justru harus menghadapi tekanan tanpa henti. Australia tampil dominan dalam penguasaan bola dan terus menggempur pertahanan lawan. Namun hingga turun minum, berbagai peluang yang mereka ciptakan belum mampu mengubah papan skor.

Gol Bunuh Diri Menghidupkan Australia

Memasuki babak kedua, tekanan Australia akhirnya membuahkan hasil. Ironisnya, gol penyama kedudukan bukan lahir dari kaki pemain mereka, melainkan dari kesalahan bek Mesir.

Pada menit ke-55, Mohamed Hany gagal mengantisipasi tendangan bebas Connor O’Neill. Bola justru masuk ke gawang sendiri dan membuat skor berubah menjadi 1-1.

Gol itu mengubah ritme pertandingan. Australia semakin percaya diri, sementara Mesir mencoba membalas lewat serangan balik. Sayangnya, kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih hingga waktu normal berakhir.

Menjelang injury time, Mesir hampir mengakhiri pertandingan. Sundulan Ramy Rabia dan sepakan jarak dekat Mohamed Salah memaksa Patrick Beach melakukan dua penyelamatan penting yang menjaga Australia tetap hidup.

Adu Penalti Jadi Penentu Nasib

Extra time berlangsung dengan tempo lebih lambat. Kedua tim mulai kehilangan tenaga setelah bertarung lebih dari dua jam. Mesir memang lebih banyak menguasai permainan, tetapi penyelesaian akhir kembali menjadi masalah.

Karena tak ada tambahan gol, pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Di sinilah mental menjadi pembeda. Harry Souttar gagal mengeksekusi penalti pertama Australia setelah bola melambung. Lucas Herrington kemudian menyusul gagal pada giliran keempat.

Baca juga: Mohamed Salah Bersinar, Mesir Balik Kalahkan Selandia Baru 3-1 di Piala Dunia 2026

Sebaliknya, seluruh algojo Mesir tampil tenang tanpa kesalahan. The Pharaohs akhirnya menang 4-2 dalam adu penalti dan memastikan satu tempat di babak 16 besar.

Mesir memang tidak tampil paling dominan. Namun di turnamen sebesar Piala Dunia, sejarah lebih sering mengingat siapa yang lolos daripada siapa yang menguasai statistik. Sementara Australia harus menerima kenyataan pahit: bermain lebih agresif belum tentu cukup jika keberuntungan dan ketenangan berpihak kepada lawan.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *