Kuliah Sambil Bekerja Tidak Menghalangi Adi Menjadi Wisudawan Terbaik

Milenianews.com, Purwokerto – Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Tegal menyelenggarakan wisuda secara offline dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat sesuai anjuran pemerintah. Adi Prasetyo, mahasiswa yang kuliah sambil bekerja meraih gelar wisudawan terbaik. 

Dalam gelaran wisuda Universitas BSI kampus Tegal ke-4 yang berlangsung di Java Haritage Hotel Purwokerto, Rabu (8/12), Adi menjadi wisudawan terbaik.

ADOP

Adi merupakan mahasiswa jurusan Sistem Informasi Universitas BSI kampus Tegal. Meskipun terkendala dengan waktu ketika harus kuliah sambil bekerja, Adi tetap semangat dan menjadi wisudawan terbaik.

Baca Juga : Universitas BSI Kampus Sukabumi Gelar Wisuda Ke-14, Secara Offline

“Dari saya masuk kuliah, kendala saya ada di waktu, karena selain kuliah saya juga bekerja. Bahkan pekerjaan saya kadang bentrok dengan jam perkuliahan. Namun dengan manajemen waktu dan komunikasi yang intens dengan dosen semua bisa berjalan baik,” ujar Adi dalam siaran pers yang diterima, Rabu (8/12).

Untuk mencapai titik ini, Adi mengungkap jika komunikasi dan bimbingan dari dosen menjadi poin penting. Selain itu, komunikasi juga penting untuk menjalin bimbingan.

“Pencapain bisa menjadi wisudawan terbaik, poinnya adalah berkat bimbingan dan pembelajaran dari dosen-dosen Universitas BSI Tegal. Selain itu, komunikasi yang intens dengan dosen diluar jam perkuliahan juga penting” lanjut Adi. 

Baca Juga : Doa Orang Tua Membawa Ratu Riksa Menjadi Wisudawan Terbaik

Tips Kuliah Sambil Bekerja Tetap Lancar ala Adi

Komunikasi dengan dosen juga harus sejalan dengan komunikasi yang baik dengan atasan tempat bekerja. Sehingga dengan Komunikasi dan bimbingan dosen, kuliah sambil kerja bukan hambatan untuk menjadikan Adi menjadi wisudawan terbaik.

Saat berkuliah, Adi merupakan mahasiswa yang kuliah sambil kerja. Ia bekerja di PT SSI sebagai staff perencana. Ia juga mengungkapkan jika Ilmu ia dapatkan dari kampus sangat bermanfaat dengan pekerjaan yang saat ini ia jalani.

“Sebagai staff perencana, saya juga mendapat banyak insight terutama dalam mempresentasikan perencanaan” ungkap Adi.

Sementara itu, disisi lain, ia juga bercerita jika faktor ekonomi keluarga membuatnya menunda kuliah. Ia juga menyebutkan jika awalnya ia kuliah karena tuntutan pekerjaan, namun seiring perkuliahan ia mendapat banyak ilmu.

“Sebenarnya saya pengen kuliah dari setelah tamat SMK, namun tertunda karena terkendala ekonomi keluarga. Setelah bekerja, ada tuntutan gelar dari perusahaan, maka saya ambil kuliah sambil kerja. Ternyata saat kuliah banyak ilmu yang saya dapatkan juga” ujarnya. “Setelah masuk ke jurusan Sistem Informasi banyak ilmu yg saya dapatkan yg tidak saya peroleh di bangku SMK.” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here