News  

Dishub Buka Bertahap Jalan Lenteng Agung Pasca Amblas, Pengendara Diminta Waspada

Sumber Foto Liputan6

Milenianews.com, Jakarta – Bagi yang sering melewati jl.Lenteng Agung ini adalah kabar gembira setelah beberapa hari terakhir jalan tersebut ditutup dan mengakibatkan macet. Sejak pukul 08.00 WIB, Selasa (2/6), kendaraan roda dua maupun roda empat sudah diperbolehkan melintas di Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok.

Lajur yang dibuka berada di sisi rel kereta, sementara lajur lainnya masih ditutup karena proses perbaikan saluran bawah tanah belum selesai sepenuhnya.

Situasi ini terjadi setelah ruas jalan tersebut mengalami amblas dan memaksa pemerintah menutup akses sejak Senin siang.

Baca juga: “Ganteng Tapi Tawuran? Males, Masa Depan Kamu Suram!”, Curhat Cika, Siswi SMKN 41 Jakarta

Kabar baiknya, jalan tidak lagi sepenuhnya tertutup. Kabar kurang baiknya, pembukaan dilakukan secara bertahap sehingga kemacetan tetap menjadi menu utama pagi itu.

Ketika Jadwal dan Kenyataan Tidak Berjalan Beriringan

Awalnya, pemerintah menjanjikan ruas jalan tersebut bisa kembali digunakan pada Selasa pukul 05.00 WIB. Namun seperti banyak proyek pekerjaan darurat lainnya, jadwal di atas kertas ternyata harus bernegosiasi dengan kondisi lapangan.

Hasilnya, pembukaan jalan mengalami keterlambatan beberapa jam.

Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Budi Awaluddin, mengakui molornya proses pembukaan jalan tersebut berdampak terhadap mobilitas masyarakat.

Permohonan maaf pun disampaikan kepada warga yang harus mengubah jadwal perjalanan, mencari jalur alternatif, atau menerima kenyataan bahwa perjalanan pagi mereka berlangsung lebih lama dari biasanya.

Jalan Amblas dan Cerita Lama Infrastruktur Kota

Fenomena jalan amblas sebenarnya bukan cerita baru di kota-kota besar Indonesia. Namun setiap kali kejadian serupa muncul, publik kembali diingatkan bahwa infrastruktur perkotaan tidak hanya soal apa yang terlihat di permukaan.

Kadang masalah terbesar justru berada di bawah aspal.

Dalam kasus Lenteng Agung, keterlambatan penyelesaian pekerjaan terjadi karena proses penutupan dan sterilisasi area baru bisa dimulai pada Senin pukul 14.00 WIB. Pekerjaan perbaikan penuh bahkan baru dilakukan setelah lokasi dinyatakan aman sekitar pukul 16.00 WIB.

Artinya, waktu efektif pengerjaan jauh lebih pendek dibanding yang dibayangkan masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah memilih tidak terburu-buru membuka akses sebelum seluruh prosedur keselamatan dipastikan terpenuhi.

Pilihan yang mungkin membuat pengendara kesal, tetapi jauh lebih baik dibanding membuka jalan terlalu cepat dan berisiko menimbulkan masalah baru.

Baca juga: Dua Kendaraan Adu Banteng di Jalan Raya Cileungsi Bogor

Bagi warga Jakarta dan sekitarnya, kejadian di Lenteng Agung mungkin hanya satu episode dari serial panjang bernama “perjuangan menuju kantor”.

Hari ini jalan amblas. Besok mungkin proyek utilitas. Lusa bisa jadi perbaikan drainase.

Namun di balik segala keluhan dan kemacetan yang muncul, peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa kota besar tidak pernah berhenti diperbaiki. Dan selama proses itu berlangsung, masyarakat sering kali menjadi pihak yang harus menanggung konsekuensi paling nyata.

Kini satu lajur sudah kembali dibuka, sementara petugas terus berjaga mengatur lalu lintas dan mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *