Terkena Hack, Pertukaran Kripto Jepang DMM Bitcoin Kehilangan Lebih $300 Juta BTC

DMM Bitcoin terkena hack

Milenianews.com – Pertukaran mata uang kripto Jepang, DMM Bitcoin, pada Jumat (31/5) lalu telah mengumumkan bahwa mereka terkena hack. Alhasil, lebih dari $300 juta Bitcoin (BTC) telah dicuri dari dompet utamanya.

Pelanggaran tersebut terjadi sekitar pukul 1:30 siang waktu setempat, dengan DMM Bitcoin melaporkan bahwa sekitar 4.503 BTC, yang bernilai sekitar $308 juta pada saat itu, telah “bocor secara ilegal” dari dompetnya.

Sampai saat ini, perusahaan belum memberikan rincian tentang bagaimana peretasan ini terjadi. Namun untuk memastikannya, penyelidikan dan langkah-langkah lainnya sedang diambil untuk mencegah serangan di masa yang akan datang.

Baca juga: Saham GameStop Naik 110% Karena Meme Roaring Kitty Kembali

Langkah-langkah penanggulangan dan dampak pada pengguna Exchange DMM Bitcoin setelah terkena hack

Melansir dari Bloomberg, insiden ini merupakan salah satu peretasan terbesar dalam industri aset digital dalam beberapa tahun terakhir. DMM Bitcoin meyakinkan pelanggan bahwa semua deposit BTC akan dijamin. Namun, sebagai langkah penanggulangan sementara, pertukaran ini menghentikan pembelian untuk perdagangan spot, pembukaan posisi perdagangan dengan leverage, dan penyaringan pembukaan akun baru.

Selain itu, proses penarikan kripto juga ditangguhkan untuk sementara, meskipun penarikan dalam Yen Jepang masih diproses, meskipun lebih lambat dari biasanya.

Peretasan ini menjadi peretasan terbesar yang dihadapi industri kripto dalam beberapa waktu terakhir. Insiden ini melebihi peretasan mana pun yang terjadi tahun ini atau pada tahun 2023 lalu. Namun, peristiwa ini masih lebih kecil dibandingkan peretasan Coincheck pada tahun 2018, di mana lebih dari $550 juta XEM dicuri, yang merupakan perampokan kripto terbesar dalam sejarah Jepang.

Baca juga: 5 Manfaat Quantum Computing dalam Perkembangan Teknologi
Industri kripto telah lama dihadapkan pada berbagai peretasan dan eksploitasi, dengan miliaran dolar hilang karena kerentanan keamanan. Meskipun tahun 2023 mengalami kerugian yang signifikan, jumlahnya tidak mencapai rekor peretasan tahun 2022, di mana lebih dari $4 miliar dicuri dari berbagai platform. Peretasan yang berulang kali terjadi ini menunjukkan bahwa keamanan masih menjadi tantangan besar bagi industri kripto.

Langkah-langkah yang diambil oleh DMM Bitcoin untuk mengatasi situasi ini sangat penting untuk mengembalikan kepercayaan pengguna. Namun, insiden ini sekali lagi menyoroti pentingnya peningkatan keamanan di industri kripto dan kebutuhan akan regulasi yang lebih ketat untuk melindungi investor dan mencegah kerugian besar di masa depan. Sementara penyelidikan terus berlanjut, DMM Bitcoin berkomitmen untuk memperkuat sistem keamanan mereka dan memastikan bahwa insiden serupa tidak terjadi lagi.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *