Milenianews.com, Jakarta – Matahari Kamis sore di Palangka Raya tampak seperti bola merah raksasa. Cantik untuk difoto, tetapi alasan di baliknya justru tidak terlalu indah. Di balik langit yang diselimuti kabut asap, warga melihat matahari berwarna merah menyala pada Kamis (20/8).
Bukan Fenomena Aneh
BMKG menjelaskan perubahan warna tersebut berkaitan dengan partikel asap di atmosfer akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Prakirawan BMKG Palangka Raya, Chandra, mengatakan partikel asap dapat memengaruhi cahaya matahari yang menembus atmosfer.
Baca juga: Kebakaran Hutan di Los Angeles Sebabkan Ribuan Orang Kehilangan Tempat Tinggal
“Benar, bisa dipengaruhi dari kabut asap karhutla yang sedang terjadi di wilayah Kalimantan Tengah,” ujarnya. Dilansir dari Detik.com.
Menurut Chandra, ketika cahaya melewati lapisan atmosfer yang dipenuhi partikel, sebagian warna cahaya lebih banyak tersebar. Akibatnya, matahari dapat terlihat kemerahan, terutama saat posisinya mulai rendah menjelang sore.
“Saat cahaya melewati lapisan atmosfer yang dipenuhi partikel, warna dengan panjang gelombang tertentu lebih banyak tersebar sehingga matahari dapat terlihat kemerahan, terutama ketika posisinya mulai rendah menjelang sore,” imbuh Chandra.
Indah di Kamera, Tidak Indah di Udara
Fenomena matahari merah memang menarik perhatian dan menghasilkan foto yang dramatis. Namun, warna tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kualitas udara sedang dipengaruhi asap karhutla.
Baca juga: Gerhana Matahari Total Terlihat di Spanyol, Tarragona Gelap Selama Satu Menit
Jadi, tidak ada matahari yang tiba-tiba berubah menjadi planet lain. Yang berubah adalah atmosfer di sekitarnya.
Dan kalau langit sampai membuat matahari terlihat seperti bola api merah, mungkin yang perlu kita pikirkan bukan cuma bagusnya foto untuk media sosial, tetapi juga kenapa asap sudah terlalu banyak ikut campur dalam pemandangan sore.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.












