Delegasi UBSI Siap Bangun Jejaring Internasional di Global Youth Congress 2026 Thailand

Global Youth Congress

Milenianews.com, Jakarta – Kesempatan berinteraksi dengan pemuda dari berbagai negara menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa yang ingin memperluas wawasan global. Melalui ajang Global Youth Congress (GYC) 2026 di Bangkok, Thailand, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong mahasiswa tampil di forum internasional.

UBSI akan mengirimkan tiga delegasi untuk mengikuti kegiatan yang berlangsung pada 2-4 Juli 2026. Delegasi tersebut terdiri dari dosen Program Studi Sastra Inggris, Cicih Nuraeni, serta dua mahasiswa, Bella Amelia dari Program Studi Sistem Informasi dan Kayla Shabirah Putri dari Program Studi Ilmu Komunikasi.

Kesempatan Membangun Jejaring Global

Global Youth Congress merupakan bagian dari Global Youth Conference on Sustainable Development Goals (GYC). Forum ini mempertemukan pemuda dari berbagai negara untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan memperkuat kontribusi generasi muda terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Bagi Kayla Shabirah Putri, kegiatan ini bukan sekadar konferensi internasional. Ia melihat GYC sebagai ruang untuk membangun relasi dan membuka peluang kolaborasi lintas negara.

“Saya melihat Global Youth Congress sebagai ruang yang sangat berharga untuk membangun jejaring internasional. Di sana nanti kami akan bertemu dengan mahasiswa, aktivis, inovator muda, dan calon pemimpin dari berbagai latar belakang. Kesempatan seperti ini tidak datang setiap hari, sehingga saya ingin memanfaatkannya sebaik mungkin untuk belajar dan menjalin koneksi yang positif,” ujarnya dalam keterangan rilis di Jakarta, Jumat (19/6).

Menurut Kayla, generasi muda perlu memiliki perspektif global di tengah dunia yang semakin terhubung. Karena itu, kemampuan berkolaborasi dengan berbagai pihak menjadi keterampilan yang penting untuk dimiliki.

“Saat ini banyak persoalan yang tidak bisa diselesaikan oleh satu negara saja. Karena itu, generasi muda perlu memiliki perspektif global dan kemampuan berkolaborasi dengan orang-orang dari berbagai budaya. Saya berharap dapat bertukar ide, pengalaman, dan sudut pandang dengan peserta internasional selama kegiatan berlangsung,” katanya.

Baca juga: Dosen dan Mahasiswa UBSI Wakili Indonesia di Global Youth Congress 2026 Thailand, Bawa Isu Pendidikan dan Kesetaraan Gender

Belajar Komunikasi Lintas Budaya

Selama kegiatan berlangsung, peserta akan mengikuti berbagai agenda seperti Youth Conference, Project Collaboration, hingga Volunteering Exchange. Rangkaian program tersebut membuka banyak kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan delegasi dari berbagai negara.

Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, Kayla mengaku tertarik mempelajari pola komunikasi dalam lingkungan multikultural. Ia ingin memahami cara membangun hubungan yang baik dengan individu dari latar belakang budaya yang berbeda.

“Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, saya sangat tertarik mempelajari bagaimana komunikasi dilakukan dalam lingkungan yang multikultural. Saya ingin belajar bagaimana membangun hubungan yang baik dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda, sekaligus memperkenalkan budaya dan semangat anak muda Indonesia kepada dunia,” ungkapnya.

Membawa Nama Baik Indonesia dan UBSI

Kayla berharap hubungan yang terjalin selama program tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Ia ingin memanfaatkan jejaring tersebut untuk membuka peluang kolaborasi di masa depan.

“Saya berharap relasi yang terjalin tidak berhenti setelah acara selesai. Siapa tahu ke depan kami bisa berkolaborasi dalam proyek sosial, kampanye SDGs, penelitian, atau program kepemudaan lainnya. Jejaring global bukan hanya tentang mengenal banyak orang, tetapi tentang menciptakan peluang untuk tumbuh dan memberikan dampak bersama,” tuturnya.

Selain memperluas jaringan internasional, Kayla juga ingin membawa nama baik Indonesia dan UBSI di forum global tersebut.

“Saya ingin membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia memiliki ide, kreativitas, dan semangat yang tidak kalah dengan peserta dari negara lain. Saya berharap dapat menjadi representasi yang baik bagi UBSI sebagai salah satu kampus swasta berkualitas, sekaligus membawa pulang pengalaman, pengetahuan, dan jaringan yang bermanfaat untuk pengembangan diri maupun lingkungan kampus,” katanya.

Partisipasi delegasi UBSI dalam Global Youth Congress 2026 menjadi langkah nyata kampus dalam mendukung pengembangan mahasiswa di tingkat internasional. Melalui forum ini, para delegasi diharapkan dapat membawa pulang wawasan baru, pengalaman global, serta jejaring yang bermanfaat untuk masa depan.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *