Milenianews.com, Pontianak– Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat wakaf bagi masyarakat melalui pendistribusian 40.000 eksemplar Al-Qur’an wakaf ke 5 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Kalimantan Barat, yaitu Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, serta Kota Pontianak.
Program ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan proyek distribusi Al-Qur’an sebelumnya. Sejak tahun 2018 hingga 2026, BWA telah berhasil mendistribusikan 180.000 eksemplar Al-Qur’an wakaf ke berbagai wilayah sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap Al-Qur’an, khususnya di daerah-daerah yang masih membutuhkan mushaf yang layak.

Pelaksanaan program ini mendapat sambutan hangat dari Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H. Ia menyampaikan apresiasi atas komitmen Badan Wakaf Al-Qur’an dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui distribusi Al-Qur’an wakaf dan program pemberdayaan masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyambut baik kegiatan ini dan berharap sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, serta masyarakat dapat terus diperkuat demi meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, baik dari sisi keagamaan maupun kesejahteraan ekonomi,” kata Ria Norsan seperti dikutip dari rilis BWA, Rabu (5/8/2026).
Pembinaan Para Petani
Selain mendistribusikan Al-Qur’an wakaf, BWA juga terus menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui pembinaan bagi para petani di Kalimantan Barat. Salah satu fokus pembinaan tersebut adalah pelatihan pembuatan pupuk organik cair yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, sekaligus mendorong praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dalam rangkaian distribusi tahun ini, BWA kembali mengunjungi salah satu wilayah yang pada tahun 2024 menjadi lokasi pelatihan pembuatan pupuk organik cair yang dipandu oleh almarhum Prof. Budi Harjo. Kunjungan tersebut menjadi momen untuk melihat secara langsung perkembangan dan keberlanjutan program yang telah dijalankan.
Ustaz Bambang, selaku pembina mualaf sekaligus praktisi pertanian yang selama ini mendampingi masyarakat, mengungkapkan bahwa hasil penerapan pupuk organik cair telah memberikan dampak yang sangat baik bagi para petani.
Baca Juga : BWA Bersama PB Mathla’ul Anwar Distribusikan 55.000 Al-Qur’an Wakaf
“Alhamdulillah, hasil penggunaan pupuk organik cair yang diajarkan sejak tahun 2024 memberikan manfaat yang nyata. Hasil pertanian menjadi lebih baik dibandingkan sebelumnya. Dari sisi biaya juga jauh lebih terjangkau karena bahan-bahan pembuatannya sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan masyarakat. Program ini tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga menjadikan para petani lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pupuk mereka,” ujar Ustaz Bambang.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa program pemberdayaan yang dijalankan BWA tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi terus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Semangat dan ilmu yang telah diwariskan oleh almarhum Prof. Budi Harjo terus dilanjutkan melalui pendampingan kepada para petani, sehingga mereka mampu menerapkan sistem pertanian yang lebih produktif, hemat biaya, dan ramah lingkungan.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Ustaz Hazairin, selaku Pimpinan Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA), menyampaikan apresiasi dan rasa syukur kepada seluruh wakif yang telah mempercayakan amanah wakafnya kepada BWA.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh wakif yang telah mengamanahkan sebagian hartanya melalui Badan Wakaf Al-Qur’an. Berkat kepercayaan dan kepedulian para wakif, hingga hari ini BWA telah mendistribusikan 180.000 Al-Qur’an wakaf, dan melalui program terbaru ini kembali menyalurkan 40.000 eksemplar Al-Qur’an untuk masyarakat Kalimantan Barat. Semoga setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an yang diwakafkan, setiap manfaat yang dirasakan masyarakat, serta setiap ikhtiar dalam membangun kemandirian umat menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan kepada seluruh wakif dan memberikan pahala yang terus mengalir kepada semua pihak yang telah terlibat dalam program ini,” ujar Ustaz Hazairin.
Baca Juga : Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, BWA Distribusikan 40 Ribu Al-Qur’an di Penjuru NTB
Ia menambahkan bahwa BWA akan terus menjaga amanah para wakif dengan menyalurkan wakaf secara tepat sasaran serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam bidang keagamaan, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi.
Sinergi antara distribusi Al-Qur’an wakaf dan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian dari komitmen BWA dalam menghadirkan manfaat wakaf yang tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan umat. Melalui proyek terbaru ini, BWA berharap semakin banyak masyarakat, masjid, musala, lembaga pendidikan, serta komunitas di Kalimantan Barat yang dapat merasakan manfaat dari wakaf Al-Qur’an dan program pemberdayaan yang berkelanjutan.
BWA mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung gerakan wakaf Al-Qur’an dan berbagai program pemberdayaan umat agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak saudara di seluruh Indonesia.













