News  

Dekopin Bersinergi Untuk Berdayakan Petani

Yayasan Baitul Maal Perusahaan Listrik Negara (YBM PLN) bersama Peduli Tepian Negeri menggelar Panen Raya Pemberdayaan Petani di lumbung padi nasional, Desa Cipondoh, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Sabtu (11/3/2023). (Foto: Dok Peduli Tepian Negeri)

Milenianews.com, Jakarta – Guna memberdayakan para petani, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) bersinergi dengan Induk Koperasi Perdagangan Pasar (Inkoppas), Sinolib dan Caesiumlab dengan menggelar nota kesepakatan kerja sama.

Penandatanganan MoU dilakukan pada puncak peringatan Hari Koperasi Indonesia yang disaksikan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Ditandatangani oleh Ketua Umum Dekopin Dr. Sri Untari Bisowano, Ketua umum Inkoppas Yudianto tri, Managing Director Sinolib Michael Soh serta Dr. Manivanan selaku Managing Director Caesium Lab.

Baca juga : Temui Nelayan dan Petani Cirebon, Prof. Rokhmin: Wujudkan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan

Kerja sama tersebut bertujuan untuk mengembangkan pertanian dengan komoditas utama sorgum, tebu, singkong dan tanaman unggul lainnya serta memberdayakan para petani.

“Kerja sama ini akan mengembangkan pertanian dengan komoditas utama sorgum, tebu, singkong dan potensi tanaman unggul lain, menyesuaikan dengan kondisi tanah dan cuaca di daerah setempat,” tutur Ketua Umu Inkopas, Yudianto Tri mengutip dari TvOnenews, Senin (17/7).

Terkait produksi energi terbarukan, Yudianto menjelaskan bahwa pihaknya akan memproduksi bio etanol dan bio metanol. Untuk menghasilkan kedua energi tersebut, akan disiapkan pembangunan pabriknya.

Pembangunan pabrik yang dimaksud akan terintegrasi dengan perternakan untuk memanfaatkan limbah kebun dan produksi sebagai pakan ternak. Pabrik tersebut siap direalisasikan pada tanah seluas minimum 50 ribu hektar.

“Komitmen bantuan finansial dan teknologi sudah kita dapatkan dari investor China dan Singapura. Ini yang terpenting dan kita akan bersinergi dengan stake holder terkait dan pemerintah,” jelas Yudianto.

Baca juga : Tani dan Nelayan Center IPB University Dorong Mahasiswa Jadi Petani Milenial

Disebutkan bahwa lahan sejumlah 50 hektar tersebut memang tidak terkumpul dalam satu lahan, namun terpisah-pisah dalam satu kawasan dan dianggap tidak menjadi masalah. Terkait pelabuhan, Kabupaten Dompu juga memenuhi syarat untuk pelaksanaan program tersebut.

“Kami menjadi demplot dan semua pihak di Dompu siap melaksanakan menyukseskan kerjasama ini,” ujar Arifin.

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *