Milenianews.com, Mojokerto— BMH Jawa Timur kembali merealisasikan program wakaf air bersih dengan meresmikan sumur bor ke-285 di Jawa Timur, berlokasi di Pondok Pesantren Al Maghfiroh, Desa Ngabar, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, pada Rabu (12/8/2026).
Program ini terlaksana melalui kolaborasi BMH bersama Permata Bank Syariah Unit Usaha Syariah dan Permata Bank Syariah Unit Pengelola Zakat. Sinergi tersebut menjadi wujud kepedulian bersama dalam menghadirkan akses air bersih bagi lingkungan pesantren.
Kehadiran sumur bor di Pondok Pesantren Al Maghfiroh diharapkan dapat menunjang kebutuhan para santri dan keluarga besar pesantren, terutama untuk aktivitas berwudhu, mandi, mencuci, memasak, serta berbagai kegiatan pendidikan dan ibadah.

Salah satu santri, Al Farizi, menyampaikan rasa bahagianya atas hadirnya sumur bor tersebut. “Terima kasih, Kakak-kakak BMH dan semua yang sudah membantu. Semoga sumur bor ini bermanfaat untuk kami semua dan kebaikan para donatur dibalas oleh Allah,” ungkapnya.
Baca Juga : BMH dan Permata Bank Syariah Hadirkan Sumur Bor Ke-286 untuk Santri
Jasson Ardhya Wijayanto, Branch Manager Permata Bank Syariah Surabaya, menyampaikan bahwa kolaborasi dalam program sosial seperti ini menjadi bagian dari komitmen untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Kami bersyukur dapat berkolaborasi bersama BMH dalam menghadirkan akses air bersih bagi Pondok Pesantren Al Maghfiroh. Semoga fasilitas ini memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi para santri serta menjadi bagian dari amal kebaikan yang terus mengalir,” ujarnya.
Sementara itu, Mirna Wisnu Wardhani, Relationship Manager Permata Bank Syariah KC Surabaya, turut menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya program tersebut.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang manfaatnya dapat dirasakan setiap hari. Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada satu program saja, tetapi dapat terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat dan pesantren yang mendapatkan manfaat,” tuturnya.

Imam Muslim, Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Jawa Timur, mengatakan bahwa kolaborasi menjadi salah satu kunci dalam memperluas manfaat program wakaf air bersih.
“Alhamdulillah, sumur bor ke-285 ini merupakan hasil sinergi kebaikan antara BMH dan Permata Bank Syariah. Dampak program ini bukan hanya menghadirkan sumber air bersih, tetapi juga mendukung kesehatan dan kebersihan lingkungan pesantren, menunjang aktivitas ibadah dan pendidikan para santri, serta memberikan manfaat jangka panjang. Kami berharap sinergi seperti ini terus tumbuh agar semakin banyak wilayah yang dapat merasakan keberkahan air bersih,” ujarnya.
Baca Juga : BMH Resmikan Sumur Bor Ke-284, Hadirkan Air Bersih untuk Ponpes As Satar Kediri
Dengan terealisasinya 285 titik sumur bor di Jawa Timur, BMH terus berkomitmen memperluas akses air bersih bagi pesantren, masjid, dan masyarakat yang membutuhkan. Setiap tetes air yang mengalir menjadi bagian dari amal jariyah dan bukti nyata bahwa kolaborasi kebaikan mampu menghadirkan perubahan bagi umat.













