Milenianews.com, Kediri— BMH Jawa Timur kembali menghadirkan manfaat melalui program wakaf air bersih dengan merealisasikan sumur bor ke-283 di Jawa Timur. Kali ini, fasilitas air bersih tersebut hadir di Pondok Pesantren DNE Al Falah, Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur, dan diresmikan pada Rabu (5/8/2026).
Kehadiran sumur bor ini menjadi kabar bahagia bagi sekitar 400 penerima manfaat yang terdiri dari para santri dan keluarga besar pesantren. Air bersih menjadi kebutuhan mendasar yang sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terlebih bagi lingkungan pesantren yang menjadi tempat para santri belajar, beribadah, dan menghafal Al-Qur’an.

Program ini merupakan bagian dari ikhtiar BMH untuk menghadirkan akses air bersih yang lebih mudah dan berkelanjutan bagi pesantren dan masyarakat. Tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, keberadaan sumur bor juga diharapkan mampu mendukung kebersihan, kesehatan, serta kenyamanan lingkungan pesantren.
Baca Juga : Senyum Bahagia Santri, BMH Resmikan Sumur Bor Ke-282 di Jatim, Berlokasi di Ponpes Al Ikhlas 2 Kediri
Pengasuh Pondok Pesantren DNE Al Falah, Ibu Nyai Eva Munaifah Djazilah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terealisasinya program tersebut. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan sumur bor dari BMH dan para donatur. Air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi pesantren. Semoga sumur ini memberikan manfaat yang luas bagi para santri dan seluruh keluarga besar pesantren, serta menjadi amal jariyah bagi semua yang telah membantu,” tuturnya.
Imam Muslim, Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Jawa Timur, mengatakan bahwa setiap titik sumur bor yang direalisasikan merupakan amanah dari para donatur untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan.

“Alhamdulillah, sumur bor ke-283 ini kembali menjadi bukti bahwa kepedulian para donatur mampu menghadirkan perubahan nyata. Dampak program ini diharapkan dapat memberikan akses air bersih bagi sekitar 400 penerima manfaat, mendukung aktivitas ibadah dan pendidikan para santri, meningkatkan kebersihan serta kesehatan lingkungan pesantren, sekaligus menjadi amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir,” ujarnya.
Dengan terealisasinya 283 titik sumur bor di Jawa Timur, BMH terus berkomitmen memperluas akses air bersih bagi pesantren, masjid, dan masyarakat yang membutuhkan. Setiap tetes air yang mengalir menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kehidupan yang lebih baik sekaligus keberkahan bagi para donatur dan penerima manfaat.













