Selain Ibadah, Senyum Juga Bisa Mencegah Penyakit Ini

Kenapa perlu senyum? Mungkin kamu bertanya-tanya, seberapa pentingnya hal sepele ini. Selain karena istilah senyum itu ibadah, senyum juga memiliki banyak kegunaan.
Foto: Dua anak tersenyum, pexels

Milenianews.com – Kenapa perlu senyum? Mungkin kamu bertanya-tanya, seberapa pentingnya hal sepele ini. Selain karena istilah senyum itu ibadah, senyum juga memiliki banyak kegunaan.

Senyum juga menjadi salah satu ekspresi kebahagiaan, ketika seseorang mengalami hal menyenangkan dalam hidupnya. Tapi tidak jarang juga untuk seseorang berpura-pura I’m okay, dengan gerak wajah yang satu ini.

Sebenarnya, sudah beragam penelitian yang mengungkapkan kenapa senyum itu baik bagi diri sendiri. Menjawab pertanyaan kenapa perlu senyum, seorang ahli saraf bernama Andrew Newberg mengemukakan bahwa senyuman merupakan tanda paling nyata dari energi positif serta perasaan bahagia.

Baca juga : Self Diagnosis, Apakah Baik Untuk Kesehatan Mental?

Selain Ibadah, Berikut Keunggulan Senyum

Melansir dari buku Healthy Lifestyle, dr. Fauzan Muttaqien, mengemukakan dampak positif dari senyum, sebagai berikut.

1. Bisa Mengubah Perasaan

Ada salah satu penelitian tentang senyum, yang membagi beberapa respondennya menjadi dua kelompok. Instruksi untuk kelompok pertama yaitu mengigit pensil, sehingga wajahnya jadi tersenyum. Sementara, kelompok kedua mengigit dengan lain posisi, yang membuat wajahnya terlihat cemberut.

Hasilnya, mereka yang ada di kelompok pertama mengaku bahwa perasaannya berubah jadi senang, padahal, sebelumnya tidak merasakan apa-apa. Kelompok dua justru sebaliknya, yaitu merasa sedih serta emosi negatif lainnya. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu mimik wajah bisa merubah perasaan diri sendiri.

Baca juga : 10 Qoutes Buku Filosofi Teras yang Membangun Mental!

2. Mencegah Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah

Salah satu manfaat dari senyum yaitu bisa mencegah seseorang terkena penyakit jantung dan pembuluh darah. Jika tersenyum sebanyak 20 kali dengan catatan satu kali senyum durasinya 20 detik.

Hal ini membuat tubuh menghasilkan endorphin yang berperan melebarkan pembuluh darah serta menghambat epinefrin. Jika epinefrin ini tinggi maka bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan lebih cepatnya pergerakan jantung.

Selain itu, pusat penelitian Universitas Maryland pernah melibatkan 300 responden dalam penelitiannya. Dari hasil penelitian itu, sebanyak 40% orang dengan penyakit jantung, penyebabnya adalah kurang tertawa atau tersenyum.

3. Mencegah Sembelit

Saat pagi hari, gerak peristaltik usus ini masih lamban. Dengan tersenyum di pagi hari, maka bisa memicu gerak usus, karena kontraksi otot perut yang penyebabnya adalah senyum tadi. Tekanan intra abdominal pun juga meningkat.

4. Merelaksasikan Otot

Tersenyum juga membuat otot terelaksasi, sehingga memperkecil keluarnya kalium. Peran kalium antara lain, meningkatkan keteraturan denyut jantung, membuat kontraksi otot aktif, serta membantu tekanan darah.

Ternyata gerakan sepele seperti senyum bisa banyak fungsinya selain ibadah. Bisa menimbulkan hal positif untuk tubuh. Jadi, jangan sering-sering pasang wajah cemberut, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *