Kisah Sukses Alumnus IPB, Bantu Dongkrak Perekonomian Masyarakat Lombok Lewat Produk Mutiara

Alumnus IPB University, Dini Trijayati, berbisnis produk Mutiara. (Foto: Dok IPB)

Milenianews.com, Mataram- Alumnus IPB University, Dini Trijayati berbagi kesuksesannya berbisnis mutiara. Alumni Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia (Fema) angkatan 51 ini menjabat sebagai direktur PT Nusantara Multi Jaya (NMJ), perusahan yang salah satunya berkecimpung di bisnis produk mutiara.

Ia bercerita, awalnya perusahaannya terbentuk tahun 2018 saat Lombok mengalami bencana gempa. Kakaknya, Maulana Ishak yang juga merupakan presiden komisaris PT NMJ sempat menjadi relawan IPB University yang datang ke Lombok. Ia melihat bahwa sumber daya alam di Lombok pasca gempa masih baik. Sementara itu, perekonomian Lombok pasca gempa terbilang bobrok.

Ia bersama kakaknya memberanikan diri mendongkrak perekonomian masyarakat Lombok berdasarkan potensi sumberdaya alam mutiaranya. Ide cemerlang tercetus untuk melakukan pengembangan bisnis Mutiara,  namun sayangnya belum memiliki pasar.
“Kami ingin produk mutiara ini laku dan dikenal masyarakat walau dengan budget seadanya. Alhamdulilah bisnis ini mulai terkenal dari mulut ke mulut, berawal dari stand di acara temu Alumni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University,” tuturnya.
Ia memiliki tekad yang kuat untuk menawarkan satu persatu produk tersebut kepada alumni IPB University sekaligus memperluas jejaring. Keinginan untuk meningkatkan perekonomian Lombok, membuat ia juga sempat menawarkan produk tersebut door-to-door.
“Mulai dari situ ternyata kelihatan pasarnya bagus. Selain tertarik karena perhiasaan mutiara yang indah, reseller juga tertarik dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat Lombok,” lanjutnya.

Tim Digital Marketing
Perekrutan reseller dengan puluhan alumni IPB University ini turut mengawali terbentuknya tim digital marketing, kemudian dibentuklah PT NMJ. Aktivitas digital marketing yang berkembang ini menjadi peluang PT NMJ untuk membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Lombok.  Seiring waktu, imbuhnya, omset yang diperolehnya terus menanjak. Kesejahteraan pegawai dan masyarakat Lombok juga ikut terdampak positif.
Namun demikian, ia mengatakan, seiring dengan peningkatan tersebut ada kalanya terjadi titik jenuh pasar. PT NMJ melakukan analisis preventif kemungkinan terjadinya pasar jenuh mutiara di masa datang. Ia melakukan pengembangan produk baru yakni skincare bermerek Zayana.
Skincare yang dikembangkannya adalah serum brightening dan acne series. “Produk yang dikembangkan saat masa pandemi ini selain diperjualbelikan secara luas, juga kerap dijadikan sebagai promosi material untuk produk perhiasan mutiara di waktu-waktu tertentu. Segmentasinya para ibu dari kalangan menengah hingga menengah ke atas,” lanjut Dini.
“Justru saat masa awal Covid-19, perekrutan reseller dari Sumatera sampai Papua meningkat. Hal ini karena banyak pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), sebagian besar masyarakat juga diwajibkan berdiam di rumah. Sehingga aktivitas bisnis online bersama Lombok Paradise PT Nusantara Multi Jaya menjadi hal positif untuk menambah penghasilan,” terangnya.
Menurutnya, perusahaan ini dibangun tidak hanya berbasis komersial, namun juga dari sisi sosial dengan mengembalikan keuntungannya kepada masyarakat. PT NMJ telah bekerja sama dengan Kabua Dana Rasa setelah sebelumnya dengan Dompet Dhuafa untuk kegiatan sosial seperti pendidikan, peribadatan dan sebagainya.

Pasar Internasional

Saat ini, lanjutnya, produknya hanya diperjualbelikan secara domestik. Namun tidak jarang secara business to consumer (B2C). Dropshipper Indonesia juga mempromosikan dan mampu menjual produknya ke Taiwan, Hongkong, Saudi Arabia, hingga Belanda.
Ke depannya, ia berharap dapat merambah kancah internasional untuk ekspor secara B2B (business to business). “Dengan bisnis yang bersifat social entrepreneur ini, harapannya bisnis ini dapat berkesinambungan dan mampu berdampak lebih besar dan luas bagi masyarakat Indonesia,” katanya.
Contohnya seperti kegiatan bersama Yayasan Kabua Dana Rasa di Bima dalam membantu pembangunan masjid pertama di wilayah Kampung Parek, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).  Di masa yang akan datang, PT Nusantara Multi Jaya memiliki harapan untuk dapat berkontribusi dalam pembentukan fasilitas sosial di berbagai wilayah di Indonesia. (MW/Zul)

Keyword: Alumni IPB University, kisah sukses alumni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *