Milenianews.com, Tangsel– Pada hari ini, Selasa, tanggal 16 bulan Juni tahun 2026, telah dilaksanakan Pertemuan Pertama antara Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta dengan Dosen Pembimbing KKL, Saepullah, M.A. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Ruang BLK, Pesantren Takhasus IIQ Jakarta, Tangerang Selatan (Tangsel), dan diikuti 15 mahasiswa IIQ peserta KKL.
Adapun agende kegiatan sebagai berikut:
- Pembukaan dan perkenalan antara dosen pembimbing dengan mahasiswa peserta KKL.
- Pemaparan panduan pelaksanaan KKL, target capaian, dan teknis pelaksanaan oleh dosen pembimbing.
- Diskusi dan pemaparan materi mengenai persiapan penulisan artikel ilmiah dan jurnal sebagai tugas akhir KKL.
- Sesi tanya jawab: mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, kendala, dan masukan.
- Penyusunan kesepakatan bersama sebagai dasar penyusunan laporan awal/proposal KKL.
Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Pertemuan dibuka oleh dosen pembimbing, Saepullah, M.A., dengan penyampaian salam dan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa peserta KKL.


Selanjutnya, dosen pembimbing memaparkan panduan pelaksanaan KKL secara komprehensif, mencakup target capaian akademik, etika selama berada di lokasi KKL, metodologi yang perlu diterapkan, serta teknis pelaporan hasil kegiatan. Mahasiswa diberikan penjelasan mengenai pentingnya pemahaman yang sama antara mahasiswa dan pembimbing agar pelaksanaan KKL dapat berjalan secara terarah dan bermakna.
Pada sesi berikutnya, dosen pembimbing menyampaikan materi mengenai persiapan penulisan artikel ilmiah dan jurnal sebagai bentuk luaran akhir dari program KKL. Materi ini mencakup struktur penulisan karya ilmiah, teknik pengumpulan data di lapangan, serta standar referensi yang harus dipenuhi.
Baca Juga : Rektor IIQ Jakarta: Radio Harus Beradaptasi agar Tetap Relevan di Era Digital
Pertemuan diselenggarakan dalam format diskusi dua arah, sehingga mahasiswa memiliki kesempatan yang luas untuk menyampaikan pertanyaan, kendala yang dihadapi, serta harapan terkait pelaksanaan KKL. Seluruh hasil diskusi dan kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan ini selanjutnya akan dijadikan sebagai dasar penyusunan laporan awal atau proposal KKL.


Saepullah, M.A. selaku dosen pembimbing menjelaskan pertemuan tersebut diselenggarakan dengan tujuan sebagai berikut:
- Memastikan kesiapan mahasiswa sebelum terjun ke lapangan KKL.
- Menyamakan persepsi antara mahasiswa dan dosen pembimbing terkait tujuan dan target pelaksanaan KKL.
- Memberikan arahan teknis, metodologis, dan etika yang harus diperhatikan selama KKL berlangsung.
- “Selain itu, meminimalkan potensi hambatan dan kendala yang mungkin terjadi di lokasi KKL,” kata Saepullah, M.A.
Adapun daftar mahasiswa IIQ peserta KKL itu sebagai berikut:
| No. | Nama Mahasiswa | Program Studi | |
| 1 | Afi Fatul Khusnia | Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) | |
| 2 | Ardila Virna | Pendidikan Agama Islam (PAI) | |
| 3 | Atina Saniatuzzahro | Pendidikan Agama Islam (PAI) | |
| 4 | Diwani Ananda Nuchi | Pendidikan Agama Islam (PAI) | |
| 5 | Feby Salsabilla Kesturi | Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) | |
| 6 | Gita Nabila Hasanah | Manajemen Zakat dan Wakaf (MZW) | |
| 7 | Hanifa Inayatullah | Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) | |
| 8 | Hulwatul Nisa | Pendidikan Agama Islam (PAI) | |
| 9 | Ildha Pujarsari | Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) | |
| 10 | Jafa Rizqia Elfaizzah | Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) | |
| 11 | Khaulah Mujahidah | Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) | |
| 12 | Lailatul Faizah | Pendidikan Agama Islam (PAI) | |
| 13 | Mutika Al Abani | Hukum Ekonomi Syariah (HES) | |
| 14 | Rani Raihanah | Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) | |
| 15 | Rizkhia Ilfadhillah | Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) |
Pertemuan berjalan dengan lancar dan diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta. Kegiatan ini ditutup pada pukul 10.00 WIB dengan harapan bahwa
“Semog setelah mengikuti pertemuan ini, seluruh mahasiswa telah memiliki kesiapan yang memadai untuk melaksanakan KKL secara profesional, bertanggung jawab, dan beretika,” kata Saepullah, M.A.














