Geek Fam Lolos Kualifikasi ESL One Los Angeles 2020

Milenianews.com – Tahun 2020 ini menjadi tahun untuk para pemain Dota 2 asal Indonesia untuk bersinar. Ada beberapa pemain Indonesia yang masuk ke tim besardan go Internasional. Setelah sebelumnya, ada nama Andrew ‘Drew’ di tim Reality Rift, serta banyak nama yang mengisi penampilan apik dari pemain Indonesia yang berhasil lolos ke turnamen Major Valve dimusim 2020. Kali ini ada tim Geek Fam yang diperkuat oleh dua pemain asal Indonesia yaitu Xepher dan Whitemon. Geek Fam berhasil lolos ke turnamen major ketiga musim ini yaitu ESL One Los Angeles 2020.

Dilansir dari Gamebrott(13/2), Geek Fam berhasil mengungguli tim-tim Dota 2 dari Asia Tenggara lainnya seperti Fnatic, TNC Predator, hingga tim baru IO Dota 2. Tim lainnya yang mendampingi Geek Fam lolos ke ESL One Los Angeles 2020 adalah Fnatic, sementara satu tim lainnya masih diperebutkan oleh Team Adroit dan IO Dota 2.

Meskipun tim perwakilan asal Indonesia, yaitu BOOM Esports tidak mampu lolos dari babak group stage, setidaknya kita tetap berbangga dengan 2 pemain Indonesia di Geek Fam yang lolos. BOOM Esports tidak mampu menumbangkan kekuatan dari Fnatic dan Geek Fam dan harus puas diposisi ketiga. Meskipun begitu BOOM Esports masih akan melanjutkan perjuangannya dikualifikasi minor StarLadder ImbaTV Minor Season 3 pada 13 Februari 2020 mendatang.

Baca Juga : Para Pemain Dota 2 Indonesia Mulai Go Internasional

Keberhasilan Geek Fam Lolos ESL Tak Lepas Dari Performa Pemain Indonesia

Peningkatan kekuatan tim Geek Fam Dota 2 tak lepas dari performa pemain dari Indonesia. Keputusan tim untuk mengganti pemain asal Korea Selatan DuBu dengan Whitemon sebelum kualifikasi ESL ini berbuah positif. Sebelumnya Geek Fam hanya mampu lolos turnamen Dota 2 minor WePlay! Bukovel 2020 karena gagal lolos kualifikasi DreamLeague Season 13.

Semoga kiprah para pemain Dota 2 Indonesia di tim-tim besar luar negeri berjalan sukses. Kita lihat saja apakah para player Dota 2 Indonesia mampu lolos ke turnamen The International 2020 nanti. Semakin banyak pemain yang berpengalaman go Internasional membuat Indonesia lebih mudah mencari atlit esports nasional jika dibutuhkan nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *