Milenianews.com, Bogor– SMP Bina Insani Bogor menggelar acara Pelepasan Siswa Kelas IX Angkatan 32 Tahun Ajaran 2025/2026 di IPB International Convention Center (IPB ICC), Bogor, Minggu (21/6/2026). Acara tersebut dihadiri oleh Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi S.E., Ketua Yayasan Bosowa Bina Insani (YBBI) Asrul Hidayat St., MT., Sekretaris Yayasan Bosowa Bina Insani Dra. Dedeh Soeria Atmadja, Chief Executive Officer (CAO) of Sekolah Bosowa Bina Insani Haposan Andi Citra M.Pd., Executive Principal (EP) of Sekolah Bosowa Bina Insani Yudi Oktiadi Nugraha, Head Of Finance and supporting , Bapak Adriyadi Lingga, para Penanggung Jawab (PIC) Tim Research and Development (R & D) Bosowa School, para Kepala Sekolah di lingkungan Sekolah Bosowa Bina Insani dari jenjang KB-TK, SD, SMP dan SMA, para Ketua Komite Sekolah atau Parents Association Bosowa Bina Insani (PABB) dari unit KB-TK, SD, SMP, dan SMA, Ketua Panitia Pelepasan, Endah Ratna Purbasari, SE, seluruh dewan guru dan staf tata usaha SMP Bina Insani Bogor, dan tentu saja para orang tua murid kelas IX SMP Bina Insani Angkatan 32.
Acara tersebut dimeriahkan dengan pembekalan untuk para lulusan Angkatan 32 oleh motivator nasional, Ir. Jamil Azzaini.
Dalam laporannya, Kepala SMP Bina Insani, Ujang Ridwan Hakim M.Pd mengatakan, berdasarkan Surat Keputusan Kelulusan nomor 260/SK-SMPBI/VI/2026 yang ditetapkan pada tanggal 2 Juni 2026, seluruh siswa kelas IX SMP Bina Insani Bogor dinyatakan LULUS 100 persen. “Jumlah lulusan pada tahun ini sebanyak 92 siswa, yang terdiri dari 54 siswa laki-laki dan 38 siswa perempuan. Sebuah capaian yang membanggakan dan menjadi buah manis dari perjuangan kalian selama ini,” kata Ujang Ridwan Hakim.


Dalam pengarahannya, Seketaris Daerah Kota Bogor, H. Denny Mulyadi, SE mengatakan, pelepasan Angkatan 32 SMP Bina Insani merupakan salah satu momen penting dalam perjalanan pendidikan para peserta didik. “Setelah menempuh proses pembelajaran selama tiga tahun, hari ini menjadi penanda keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan tingkat SMP sekaligus menjadi langkah awal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” kata Denny Mulyadi.
Ia menambahkan, acara ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan bentuk apresiasi atas kerja keras, kedisiplinan, semangat belajar, dan berbagai prestasi yang telah diraih para siswa.
“Keberhasilan tersebut tentu tidak lepas dari dedikasi para guru dalam membimbing dan mendidik, serta dukungan dan doa orang tua yang senantiasa menyertai perjalanan mereka,” ujarnya.
Denny mengemukakan, perjalanan selama tiga tahun di SMP Bosowa Bina Insani tentu telah memberikan banyak pengalaman berharga. Tidak hanya ilmu pengetahuan yang diperoleh, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, serta kemampuan bekerja sama. Nilai-nilai tersebut akan menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan dan meraih kesuksesan di masa depan.


“Saya berharap para lulusan terus belajar, mengembangkan potensi, serta menjaga akhlak dan integritas. Jadikan setiap pengalaman sebagai bekal untuk melangkah lebih jauh dan meraih cita-cita terbaik di masa depan,” kata Denny Mulyadi.
Denny menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar SMP Bosowa Bina Insani Kota Bogor atas dedikasinya dalam membentuk generasi muda yang unggul dan berkarakter.
“Semoga kolaborasi antara 3 sekolah, orang tua, dan masyarakat terus semakin kuat demi kemajuan pendidikan di Kota Bogor,” ujarnya.
Baca Juga : SMP Bina Insani Juara Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) Galoura 2026
Ketua Yayasan Bosowa Bina Insani yang juga Director In Charge (DIC) Bosowa Education, Asrul Hidayat ST., MT menyampaikan pesan kepada para lulusan Angkatan 32, bahwa kesuksesan bukanlah akhir, tapi proses. “Perjalanan sukses tidak ada lift-nya. Semua orang harus melewati anak tangga untuk meraih sukses,” tegas Asrul Hidayat.


Karena itu, ia menambahkan, jangan berhenti di titik ini. “Kalian harus berpikir mau ke mana. Tarik mundur langkahnya kapan dan seperti apa. Kalian sudah harus memetakan diri mau ke mana dan mau jadi apa mulai kelas 10. Bahkan portofolio sudah digiring sejak SMP, sesuai dengan bakat dan minat kalian. Sehingga, bukan kalian yang menawarkan diri ke PTN, tapi PTN-lah yang mengejar kalian,” ujarnya.
Dalam ceramahnya yang sangat interaktif, Jamil Azzaini memberikan 3 kunci kesuksesan, yakni IKP. Apakah itu? “Milikilah Impian yang besar, Karakter yang baik, terutama integritas dan disiplin, dan Persahabatan dengan orang-orang yang baik dan berpengaruh positif. Dengan bekal IKP itu kalian akan menjadi orang-orang yang sukses,” tegas Jamil Azzaini.








