Milenianews.com – Suasana Meunasah Desa Pohroh, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, berubah menjadi lebih semarak saat Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler XXIX Kelompok 106 Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar Festival Hari Anak Nasional pada Sabtu-Minggu, 25-26 Juli 2026. Ratusan anak mengikuti berbagai perlombaan yang menggabungkan unsur edukasi, kreativitas, dan nilai-nilai keagamaan.
Festival ini menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Nasional. Mahasiswa KKN juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak Desa Pohroh.
Enam Perlombaan Bangun Kreativitas Anak
Panitia menyelenggarakan enam cabang perlombaan. Anak-anak mengikuti lomba mewarnai, menggambar, berhitung cepat, adzan, hafalan surah pendek, dan doa sehari-hari.
Setiap peserta menunjukkan semangat tinggi selama perlombaan berlangsung. Orang tua dan masyarakat ikut memadati lokasi acara untuk memberikan dukungan kepada anak-anak.
Mahasiswa KKN merancang setiap lomba agar peserta tidak hanya berkompetisi. Mereka juga ingin melatih kreativitas, keberanian, kemampuan berpikir, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.
Mahasiswa KKN Dorong Anak Lebih Percaya Diri
Ketua Kelompok KKN Reguler XXIX 106, Rahmad Rizki, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Ia menilai anak-anak membutuhkan ruang untuk mengembangkan potensi melalui aktivitas yang positif.
Menurut Rahmad, festival ini bukan sekadar ajang mencari juara. Kegiatan tersebut juga bertujuan membangun rasa percaya diri, meningkatkan semangat belajar, dan mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat Desa Pohroh.
“Festival Hari Anak Nasional diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan rasa percaya diri, kreativitas, semangat belajar, serta mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Pohroh,” ujar Rahmad Rizki.
Ia berharap pengalaman selama festival dapat memotivasi anak-anak agar terus belajar dan berani mengembangkan bakat yang mereka miliki.
Baca juga: IMLF-4 Berakhir Meriah, Pemko Bukittinggi Dukung Penuh Festival Literasi Internasional
Pemerintah Desa Sambut Positif Kegiatan
Geuchik Desa Pohroh, Muhibuddin, memberikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa KKN. Ia menilai kegiatan tersebut membawa manfaat bagi anak-anak sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.
Muhibuddin berharap mahasiswa maupun lembaga pendidikan dapat menghadirkan kegiatan serupa pada masa mendatang. Menurutnya, festival seperti ini mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan bagi anak-anak desa.
Pererat Kebersamaan Mahasiswa dan Masyarakat
Festival Hari Anak Nasional juga memperkuat kebersamaan selama mahasiswa menjalankan program pengabdian di Desa Pohroh. Anak-anak memperoleh pengalaman baru, sementara masyarakat dapat berinteraksi lebih dekat dengan mahasiswa.
Melalui kegiatan tersebut, Mahasiswa KKN Reguler XXIX Kelompok 106 Universitas Syiah Kuala berharap anak-anak terus menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, dan rasa percaya diri. Mereka juga ingin meninggalkan pengalaman yang berkesan sekaligus memperkuat sinergi antara kampus dan masyarakat.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.












