Milenianews.com, Beijing — Perkembangan teknologi membuat perguruan tinggi perlu terus memperbarui cara mendidik mahasiswa. Kampus tidak cukup hanya mengajarkan teori. Mahasiswa juga perlu mendapat ruang untuk bereksperimen, berkolaborasi, dan mengubah pengetahuan menjadi solusi nyata.
Kebutuhan tersebut mendorong Cyber University melakukan benchmarking ke Tsinghua University, Beijing, Jumat (21/8). Dalam kunjungan tersebut, Wakil Rektor Cyber University, Dr. Agus Trihandoyo, berdiskusi dengan Professor Jiannan Wang dari Department of Computer Science and Technology.
Pertemuan itu membahas sistem pendidikan tinggi, pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, hingga pemanfaatan teknologi dalam proses pendidikan.
Belajar dari Sistem Pendidikan Tsinghua
Dr. Agus dan Professor Jiannan Wang bertukar pandangan mengenai cara perguruan tinggi menyiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Dalam diskusi tersebut, Professor Jiannan Wang menjelaskan pendekatan Tsinghua University dalam membangun lingkungan akademik. Pendekatan itu mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, inovasi, kolaborasi, dan pengalaman praktis.
Bagi Cyber University, pembahasan tersebut memberikan perspektif mengenai pentingnya menghubungkan pengetahuan akademik dengan pengalaman praktik.
Mahasiswa perlu memahami teori. Namun, mereka juga harus mampu menerapkannya ketika menghadapi persoalan nyata.
Dr. Agus mengatakan benchmarking tersebut bukan sekadar kunjungan untuk melihat salah satu universitas ternama dunia. Cyber University ingin mempelajari praktik akademik yang relevan dan menyesuaikannya dengan kebutuhan pendidikan di Indonesia.
“Kunjungan ke Tsinghua bukan sekadar melihat salah satu universitas terbaik di dunia. Yang lebih penting adalah belajar, melakukan refleksi, dan melihat praktik-praktik baik apa yang dapat kita adaptasi untuk memperkuat sistem akademik di Cyber University,” kata Dr. Agus dalam keterangan rilis, Jumat (28/8).
Meninjau Laboratorium dan Fasilitas Pembelajaran
Selain berdiskusi, Dr. Agus meninjau laboratorium komputer dan sejumlah fasilitas pembelajaran Tsinghua University.
Peninjauan tersebut memberi kesempatan bagi Cyber University untuk melihat langsung penggunaan fasilitas teknologi dalam mendukung kegiatan belajar, eksperimen, dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
Pengalaman itu menjadi bahan evaluasi bagi Cyber University dalam mengembangkan pendidikan teknologi. Kampus ingin memastikan fasilitas pembelajaran dapat memberikan ruang yang cukup bagi mahasiswa untuk mencoba berbagai gagasan.
Menurut Dr. Agus, pendidikan teknologi membutuhkan pengalaman praktik yang kuat. Mahasiswa perlu mendapatkan kesempatan untuk menguji pengetahuan sekaligus membangun kemampuan menyelesaikan masalah.
“Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori. Mereka harus memiliki kesempatan untuk bereksperimen, berkolaborasi, dan mengubah pengetahuan menjadi solusi nyata. Ini sangat relevan dengan komitmen Cyber University dalam menghasilkan talenta digital yang siap menghadapi ekonomi digital dan era artificial intelligence,” jelasnya.
Pendekatan tersebut menjadi penting ketika perkembangan teknologi berlangsung semakin cepat. Kompetensi yang mahasiswa pelajari hari ini dapat terus berubah mengikuti kebutuhan industri.
Karena itu, perguruan tinggi perlu membangun lingkungan belajar yang mendorong mahasiswa untuk terus belajar dan beradaptasi.
Tidak Meniru, tetapi Mengadaptasi
Cyber University tidak menjadikan Tsinghua University sebagai model yang harus ditiru secara keseluruhan.
Setiap perguruan tinggi memiliki karakter, kebutuhan, serta lingkungan pendidikan yang berbeda. Karena itu, hasil benchmarking akan menjadi referensi untuk melihat praktik yang sesuai dengan konteks pendidikan tinggi di Indonesia.
“Setiap universitas memiliki karakter dan konteks masing-masing. Tujuan kami bukan meniru Tsinghua, tetapi belajar dari praktik terbaiknya dan melihat mana yang dapat diadaptasi untuk memperkuat Cyber University,” tutur Dr. Agus.
Pendekatan tersebut membuat proses benchmarking tidak berhenti pada kunjungan dan pertukaran informasi. Cyber University juga perlu mengolah pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan akademik.
Pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, fasilitas teknologi, hingga pengalaman praktik mahasiswa menjadi bagian yang dapat terus dievaluasi.
Baca juga: Sambut Bulan Kemerdekaan, Cyber University Bagikan Jaket Varsity Gratis Buat Maba
Menyiapkan Talenta Digital yang Adaptif
Bagi Cyber University, keberhasilan pendidikan teknologi pada akhirnya terlihat dari kemampuan lulusan menghadapi persoalan nyata.
Talenta digital tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis. Mereka juga perlu memiliki kemampuan beradaptasi, berinovasi, bekerja sama, dan terus memperbarui pengetahuan.
Kebutuhan tersebut semakin kuat seiring perkembangan artificial intelligence dan ekonomi digital. Dunia industri membutuhkan sumber daya manusia yang mampu memahami teknologi sekaligus menggunakannya untuk menciptakan solusi.
“Kami ingin mahasiswa Cyber University tidak hanya memiliki kemampuan digital, tetapi juga inovatif, adaptif, mampu terus belajar, dan memiliki daya saing global. Pada saat yang sama, mereka harus tetap memahami kebutuhan masyarakat dan industri Indonesia,” tutur Dr. Agus.
Semangat tersebut sejalan dengan posisi Cyber University sebagai Shaping Future Digital Leader. Kampus ingin membangun pendidikan yang menghubungkan kompetensi digital dengan pengalaman praktik, inovasi, dan kebutuhan industri.
Kunjungan ke Tsinghua University pun menjadi bagian dari upaya tersebut. Dari ruang diskusi hingga laboratorium komputer, Cyber University mendapatkan perspektif baru tentang bagaimana pendidikan teknologi dapat terus berkembang.
Pada akhirnya, benchmarking bukan hanya tentang melihat bagaimana kampus lain menjalankan pendidikan. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk bertanya kembali tentang kebutuhan mahasiswa dan masa depan pendidikan teknologi.
Dari Beijing, Cyber University membawa satu pesan penting: pendidikan teknologi harus terus bergerak. Bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi menyiapkan mahasiswa agar mampu ikut menciptakan masa depan digital.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













