Milenianews.com, Jakarta – Lapangan olahraga bukan satu-satunya tempat pelajar menunjukkan kemampuan. Sebagian menemukan panggungnya lewat musik, tari, teknologi, karya ilmiah, hingga permainan digital.
Melihat beragamnya potensi tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menghadirkan Talent Competition dalam gelaran BSI FLASH 2027. Kompetisi ini menjadi ruang bagi pelajar untuk berani tampil dan mengembangkan kemampuan.
Mengusung tagline “Unleash Your Potential”, BSI FLASH 2027 tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga. Rangkaian Festival & Liga Antarsekolah ini juga membuka berbagai kategori yang mewakili minat dan kreativitas generasi muda.
BSI FLASH Buka Panggung untuk Beragam Talenta
Direktur BSI FLASH, Ade Kurniawan, mengatakan Talent Competition BSI FLASH 2027 hadir dengan sejumlah kategori. Peserta dapat mengikuti BSI Star, K-Pop Dance, Video AI, Menulis Karya Ilmiah, MLBB, dan Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB).
“Keberagaman kategori tersebut menunjukkan bahwa talenta pelajar hari ini tidak dapat ditempatkan dalam satu kotak,” kata Ade dalam keterangan rilis yang diterima pada Senin (31/8).
Menurutnya, setiap kategori menawarkan tantangan yang berbeda. Pelajar dapat memilih panggung yang sesuai dengan kemampuan dan minat mereka.
BSI Star, misalnya, memberikan kesempatan kepada pelajar untuk menunjukkan bakat dan kepercayaan diri di hadapan publik. Sementara itu, K-Pop Dance menguji kreativitas, koreografi, kekompakan, dan kemampuan peserta dalam seni pertunjukan.
Teknologi dan Kreativitas Jadi Bagian Kompetisi
Perkembangan teknologi juga mendapat tempat dalam BSI FLASH 2027 melalui kategori Video AI. Kompetisi ini mengajak pelajar mengeksplorasi kecerdasan artifisial sebagai bagian dari proses kreatif.
“Perkembangan teknologi juga mendapatkan ruang melalui kategori Video AI. Kompetisi ini membawa kreativitas pelajar ke ranah digital,” jelas Ade.
Menurutnya, kategori tersebut dapat menjadi ruang bagi peserta untuk mengenal pemanfaatan teknologi secara kreatif. Pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga dapat menghasilkan karya melalui teknologi yang terus berkembang.
Selain teknologi, BSI FLASH 2027 menyediakan kategori Menulis Karya Ilmiah. Kategori ini menyasar pelajar yang memiliki ketertarikan pada riset dan gagasan.
Peserta perlu menyusun pemikiran secara sistematis dan menuangkannya dalam bentuk karya. Dengan begitu, kompetisi juga memberikan ruang bagi kemampuan akademik dan intelektual.
MLBB dan LKBB Uji Strategi hingga Kekompakan
Kategori MLBB membawa peserta ke dalam kompetisi yang dekat dengan ekosistem gaming. Permainan ini tidak hanya membutuhkan kemampuan individu.
Peserta juga perlu membangun strategi, berkomunikasi, bekerja sama, dan mengambil keputusan dengan cepat. Setiap anggota tim memiliki peran yang dapat menentukan hasil pertandingan.
Sementara itu, LKBB menguji sisi berbeda dari kemampuan peserta. Ketangkasan, kedisiplinan, konsentrasi, dan kekompakan menjadi bagian penting dalam kompetisi tersebut.
Setiap gerakan membutuhkan koordinasi. Peserta harus mampu bekerja sebagai satu tim untuk menghasilkan penampilan yang solid.
“Pelajar tidak harus memiliki kemampuan yang sama untuk dapat berprestasi. Setiap orang memiliki panggungnya masing-masing,” tutur Ade.
Baca juga: Prodi Hukum Bisnis UBSI Siapkan Perkuliahan Semester Gasal 2026/2027 Lewat Rapat Kerja UPA
Potensi Perlu Diuji dan Dikembangkan
Bagi Ade, potensi tidak akan berkembang jika hanya disimpan sebagai hobi. Kompetisi memberikan ruang bagi pelajar untuk menguji kemampuan secara langsung.
Saat tampil atau bertanding, peserta juga belajar menghadapi tekanan. Mereka dapat menerima masukan, menghadapi tantangan, dan mengevaluasi kemampuan.
Proses tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan diri. Pelajar tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga memperoleh pengalaman yang dapat membentuk kepercayaan diri.
“BSI FLASH 2027 juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan apresiasi atas kemampuan yang mereka tunjukkan,” paparnya.
Secara keseluruhan, BSI FLASH 2027 menawarkan total hadiah Rp81 juta serta ratusan juta rupiah beasiswa pendidikan. Apresiasi tersebut memberikan nilai tambah bagi peserta yang berhasil meraih prestasi.
Beasiswa juga membuka peluang bagi prestasi kompetisi untuk terhubung dengan perjalanan pendidikan peserta. Dengan demikian, penghargaan tidak hanya hadir dalam bentuk trofi atau hadiah.
Dari Panggung Kompetisi Menuju Masa Depan
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
BSI FLASH 2027 membawa pendekatan tersebut melalui berbagai kategori. Seni, teknologi, akademik, gaming, olahraga, hingga ketangkasan hadir dalam satu rangkaian kompetisi.
Keberagaman tersebut menunjukkan bahwa prestasi dapat lahir dari banyak bidang. Setiap pelajar memiliki kesempatan untuk menemukan kekuatan dan mengembangkannya.
BSI FLASH 2027 juga ingin mendorong peserta agar berani mencoba sesuatu yang baru. Sebab, seseorang terkadang baru mengenali kemampuannya setelah berani masuk ke arena dan menguji diri.
“Talenta yang hebat tidak selalu lahir dari mereka yang sejak awal sudah yakin dengan kemampuannya. Kadang, seseorang baru menemukan dirinya setelah berani mencoba,” kata Ade.
Melalui Talent Competition BSI FLASH 2027, UBSI membuka ruang bagi pelajar untuk menemukan panggung tersebut. “Unleash Your Potential” menjadi ajakan bagi generasi muda untuk mengubah potensi menjadi karya, prestasi, dan pengalaman.
Informasi lengkap mengenai BSI FLASH 2027 dapat diakses melalui laman resmi https://bsiflash.com/.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













